PERBANDINGAN PELAYANAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL KESEHATAN ANTARA PESERTA UMUM DAN PESERTA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL PUSKESMAS JATI PADANG JAKARTA SELATAN

Sari, Yohana Neldiana (2026) PERBANDINGAN PELAYANAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL KESEHATAN ANTARA PESERTA UMUM DAN PESERTA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL PUSKESMAS JATI PADANG JAKARTA SELATAN. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (469kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (540kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (488kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (853kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (441kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji kesenjangan pelayanan kesehatan antara peserta Badan
Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan non-peserta di Puskesmas Jati Padang,
Jakarta Selatan, sebagai studi kasus Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dominasi
kunjungan peserta BPJS (70-80%) menyebabkan beban operasional tinggi, waktu tunggu
panjang, dan prosedur administrasi rumit bagi peserta BPJS, sementara non-peserta
mendapat layanan cepat via pembayaran langsung. Hal ini bertentangan dengan prinsip
kesetaraan akses kesehatan selaras Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 dan SDGs.
Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi bentuk kesenjangan dan dampaknya. Metode
menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam, observasi,
dokumentasi, dan triangulasi data. Temuan mengindikasikan kesenjangan dalam kecepatan
pelayanan, efisiensi administrasi, urutan penanganan, dan pola penggunaan. Peserta BPJS
alami waktu tunggu lama dan prosedur rumit, non-peserta prioritas cepat. Dampak meliputi
penurunan mutu perawatan, ketidaksetaraan sosial-ekonomi, dan psikologis seperti
ketidakpuasan serta erosi kepercayaan. Temuan menguatkan teori kesenjangan layanan
Parasuraman dkk. dan Model Andersen. Kesimpulan JKN belum capai kesetaraan akses
penuh, perlu reformasi kebijakan, peningkatan sumber daya, dan edukasi. Saran Integrasi
antrean digital, alokasi anggaran lebih besar, partisipasi masyarakat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik
Depositing User: Vira Desintha Larasati
Date Deposited: 21 May 2026 09:45
Last Modified: 21 May 2026 09:45
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16154

Actions (login required)

View Item View Item