IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RELOKASI PEDAGANG KAKI LIMA DI PASAR INDUK KRAMAT JATI JAKARTA TIMUR

HAPSARI, ZITA (2026) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RELOKASI PEDAGANG KAKI LIMA DI PASAR INDUK KRAMAT JATI JAKARTA TIMUR. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (423kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (491kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (519kB)
[thumbnail of BAB IV .pdf] Text
BAB IV .pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V .pdf] Text
BAB V .pdf

Download (397kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (4MB)

Abstract

Pedagang Kaki Lima (PKL) merupakan bagian dari sektor informal yang memiliki
peran penting dalam aktivitas ekonomi perkotaan. Namun, keberadaannya kerap
menimbulkan permasalahan tata ruang akibat pemanfaatan ruang publik yang tidak
sesuai dengan peruntukannya. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi
DKI Jakarta bekerja sama dengan Perumda Pasar Jaya dan PT Rapik Karya Mandiri
menerapkan kebijakan relokasi Pedagang Kaki Lima di Pasar Induk Kramat Jati,
Jakarta Timur, dengan tujuan meningkatkan ketertiban dan pengelolaan kawasan
pasar. Skripsi ini berfokus pada pembahasan implementasi kebijakan relokasi
Pedagang Kaki Lima di Pasar Induk Kramat Jati serta upaya yang dilakukan oleh
pihak pelaksana dalam menjalankan kebijakan tersebut. Pertanyaan penelitian
dalam skripsi ini adalah: “Bagaimana implementasi kebijakan relokasi Pedagang
Kaki Lima di Pasar Induk Kramat Jati, serta faktor-faktor apa saja yang mendukung
dan menghambat pelaksanaannya?” Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisis proses implementasi kebijakan relokasi serta mengidentifikasi
kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara,
dokumentasi, dan sudi kepustakaan. Analisis penelitian berlandaskan pada model
implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn yang meliputi standar dan sasaran
kebijakan, sumber daya, karakteristik organisasi pelaksana, sikap pelaksana,
komunikasi antarorganisasi, serta kondisi sosial, ekonomi, dan politik. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan relokasi telah berjalan
sesuai dengan ketentuan yang berlaku, namun masih menghadapi kendala berupa
penurunan pendapatan PKL, lokasi relokasi yang kurang strategis, serta
meningkatnya biaya operasional pedagang. Oleh karena itu, dapat disimpulkan
bahwa kebijakan relokasi telah terlaksana, namun masih memerlukan penyesuaian
dan pendampingan agar dapat berjalan secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: J Political Science > JQ Political institutions Asia
J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik
Depositing User: Vira Desintha Larasati
Date Deposited: 21 May 2026 09:37
Last Modified: 21 May 2026 09:37
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16152

Actions (login required)

View Item View Item