HUBUNGAN TINGKAT STRESS DAN POLA MAKAN DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA SISWI DI SMA ADI LUHUR JAKARTA TIMUR TAHUN 2026

Jayanti, Krisna (2026) HUBUNGAN TINGKAT STRESS DAN POLA MAKAN DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA SISWI DI SMA ADI LUHUR JAKARTA TIMUR TAHUN 2026. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (368kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (408kB)
[thumbnail of BAB  III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (509kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (591kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (441kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Siklus menstruasi normal berkisar antara 28–35 hari setiap
periode. Ketidakteraturan siklus dapat dipengaruhi oleh stres dan pola makan yang
tidak seimbang. Stres meningkatkan hormon kortisol yang memengaruhi hormon
reproduksi, sedangkan pola makan kurang baik dapat menimbulkan
ketidakseimbangan asupan gizi yang berdampak pada fungsi sistem reproduksi.
Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat stres dan pola makan dengan siklus
menstruasi pada siswi SMA Adi Luhur Jakarta Timur.
Metodologi: Jenis penelitian ini Adalah kuantitatif Penelitian deskriptif korelatif
dengan pendekatan kuantitatif dilakukan pada 100 siswi. Pengambilan sampel
menggunakan accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner,
sedangkan uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square dengan tingkat
signifikansi 0,05.
Hasil: Mayoritas siswi memiliki pola makan kategori cukup (79,0%) dan tingkat
stres sedang hingga berat meningkat seiring ketidakteraturan siklus menstruasi.
Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara tingkat stres dan
siklus menstruasi (p = 0,023), serta antara pola makan dan siklus menstruasi (p =
0,009). Responden dengan pola makan baik seluruhnya memiliki siklus normal
(100%), sedangkan siswi dengan pola makan kurang memiliki proporsi siklus tidak
normal lebih tinggi (63,6%).
Simpulan dan Saran: Tingkat stres dan pola makan berhubungan signifikan
dengan siklus menstruasi pada siswi. Disarankan remaja putri menjaga pola makan
seimbang dan mengelola stres, sedangkan tenaga kesehatan dan pihak sekolah perlu
meningkatkan edukasi mengenai gizi seimbang dan kesehatan reproduksi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
R Medicine > RJ Pediatrics
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 21 May 2026 08:25
Last Modified: 21 May 2026 08:25
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16148

Actions (login required)

View Item View Item