AKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RS SETIA MITRA CIPETE

Faujiah, Eneng Rifki (2026) AKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RS SETIA MITRA CIPETE. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (496kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (870kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (402kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (596kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (358kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Jantung Koroner merupakan penyakit yang disebabkan
oleh penyumbatan pada arteri koroner. Menurut data World Health Organization
(2021) kematian akibat penyakit jantung koroner menyumbang 32% dari seluruh
kematian di dunia. Kementerian Kesehatan juga menyatakan bahwa angka PJK
Indonesia di segala usia pada tahun 2019 menyentuh angka 1,5%. Artinya 1,5 dari 100
orang di semua usia menderita penyakit jantung. Kejadian ini dapat dipengaruhi
beberapa faktor diantaranya adalah hipertensi, merokok, dan aktivitas fisik.
Tujuan: mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit
jantung koroner di RS Setia Mitra Cipete.
Metodologi: Pengambilan penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling
dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 72 pasien
yang setiap pasiennya memenuhi kriteria untuk di poli jantung. Instrumen penelitian
ini menggunakan kuesioner tentang hipertensi, merokok dan GPAQ untuk aktivitas
fisik. Sebelum penelitian instrumen, validitas dan reliabilitas instrumen diuji dengan
nilai r hitung > r tabel. Data dengan uji statistik chi-square.
Hasil penelitian: Didapatkan hasil uji unvariat frekuensi kejadian penyakit jantung
koroner sebesar 75,0%. Distribusi hipertensi sebesar 73,6%, distribusi merokok
sebesar 84,7% dan distribusi aktivitas fisik berat 12,5% aktivitas fisik sedang sebesar
84,7% dan aktivitas ringan 2,8%. Hasil uji bivariat didapatkan bahwa hipertensi,
merokok dan aktifitas fisik memiliki hubungan yang signifikan dengan penyakit
jantung koroner (p<0,05),
Simpulan: adanya hubungan antara hipertensi merokok dan aktivitas fisik dengan
kejadian penyakit jantung koroner.
Saran: Diharapkan bagi masyarakat khususnya pada pasien dapat menjadi sumber
referensi dan bahan edukasi yang bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan,
pemahaman, serta bagi perawat diharapkan meningkatkan upaya promotif dan
preventif melalui skrining dini, edukasi kesehatan, serta pengendalian faktor risiko
Penyakit Jantung Koroner (PJK).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 21 May 2026 08:20
Last Modified: 21 May 2026 08:20
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16146

Actions (login required)

View Item View Item