ANALISIS FRAILTY PADA LANSIA DI POSBINDU ABADIJAYA KOTA DEPOK JAWA BARAT

Adriyani, Ailsa Shafa (2026) ANALISIS FRAILTY PADA LANSIA DI POSBINDU ABADIJAYA KOTA DEPOK JAWA BARAT. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (877kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (272kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (415kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (304kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (352kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (247kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan jumlah penduduk lansia menurut World Health
Organization (WHO) pada tahun 2020 mencapai 1 miliar jiwa hal ini berdampak
pada tingginya prevalensi frailty. Di Indonesia, hasil BioMed Central menunjukkan
bahwa 26,8% dan 55,5% lansia usia ≥ 60 tahun mengalami frailty dan prefrailty.
Selain itu, data tersebut juga melaporkan delapan provinsi yang diteliti memiliki
proporsi lansia yang tinggi salah satunya di Jawa Barat sekitar 10,18%.
Tujuan: Menganalisis hubungan aktivitas fisik, gangguan kognitif, dan depresi
terhadap kejadian frailty pada lansia di Posbindu Abadijaya Kota Depok Jawa
Barat.
Metodologi: Menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional,
pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 100 lansia yang dipilih
menggunakan teknik total sampling, namun jumlah responden yang dianalisis
sebanyak 93 lansia sesuai kriteria inklusi. Instrumen penelitian berupa kuesioner
International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), Mini Mental State
Examination (MMSE), Geriatric Depression Scale (GDS), dan Frail Scale. Data
dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara
variabel independen dengan variabel dependen.
Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara
variabel independen aktivitas fisik P-Value = 0,013 (P < 0,05), gangguan kognitif
P-Value = 0,000 (P < 0,05), dan depresi P-Value = 0,017 (P < 0,05) dengan frailty
pada lansia.
Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik, gangguan kognitif,
dan depresi terhadap kejadian frailty pada lansia di Posbindu Abadijaya Kota
Depok Jawa Barat dengan P-Value < 0,05.
Saran: Diharapkan untuk meningkatkan adanya upaya promotif dan preventif
terintegrasi melalui peningkatan aktivitas fisik, skrining kognitif dan depresi, serta
edukasi kesehatan berkelanjutan guna mencegah frailty pada lansia.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RJ Pediatrics
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 21 May 2026 08:08
Last Modified: 21 May 2026 08:08
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16141

Actions (login required)

View Item View Item