Ariyani, Santi (2026) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI POSITIONING PADA KLIEN NEONATUS DENGAN DIAGNOSA MEDIS RESPIRATORY DISTRESS DI RUANG NICU RSUD BUDHI ASIH. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (9MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (307kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (791kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (363kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (299kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (256kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Respiratory distress pada neonatus merupakan salah satu
masalah kesehatan yang sering terjadi pada 48–72 jam pertama kehidupan dan
menjadi penyebab utama meningkatnya angka kesakitan dan kematian bayi baru
lahir. Kondisi ini ditandai dengan takipnea, retraksi dada, grunting, sianosis, dan
gangguan oksigenasi yang memerlukan penanganan segera dan tepat.
Tujuan: Menganalisis asuhan keperawatan melalui intervensi positioning pada
klien neonatus dengan diagnosis medis respiratory distress di ruang NICU.
Implementasi: Positioning yang diberikan meliputi posisi supine, prone/semi-
prone (quarter prone), lateral kanan dan kiri, didukung dengan penggunaan
nesting untuk mempertahankan posisi fisiologis bayi. Evaluasi dilakukan
berdasarkan perubahan nilai respiratory rate (RR), heart rate (HR), dan saturasi
oksigen (SpO₂).
Hasil: Menunjukkan bahwa intervensi positioning memberikan perbaikan kondisi
fisiologis neonatus, perubahan menuju stabil ditandai dengan penurunan RR, HR
serta peningkatan saturasi oksigen (SpO₂). Pada By. M terjadi penurunan HR dari
rentang 148-175 x/menit menjadi 137-158 x/menit, penurunan RR 68-76x/menit
menjadi 58-64x//menit, perbaikan saturasi 91-93% menjadi 94-95%. Pada By.
MR terjadi penurunan HR dari rentang 177-182 x/menit menjadi 136-147 x/menit,
penurunan RR 68-74x/menit menjadi 57-62x//menit, perbaikan saturasi 89-93%
menjadi 94-98%.
Kesimpulan dan rekomendasi: Positioning merupakan tindakan keperawatan
non-invasif yang efektif, aman, dan mudah diterapkan dalam membantu
meningkatkan oksigenasi dan menurunkan derajat gangguan pernapasan pada
neonatus dengan respiratory distress. Disarankan positioning dapat dilakukan
secara optimal sebagai tindakan keperawatan mandiri yang aman, efektif, dan
non-invasif, serta mengintegrasikannya ke dalam SPO dalam meningkatkan mutu
pelayanan keperawatan neonatus.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 21 May 2026 07:11 |
| Last Modified: | 21 May 2026 07:11 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16138 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
