ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI TERAPI MENGGAMBAR PADA PASIEN HALUSINASI DENGAN DIAGNOSA MEDIS SKIZOFRENIA DI PANTI SOSIAL BINA LARAS HARAPAN SENTOSA 2

WULANDARI, AFRELIA BINTANG TRI (2025) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI TERAPI MENGGAMBAR PADA PASIEN HALUSINASI DENGAN DIAGNOSA MEDIS SKIZOFRENIA DI PANTI SOSIAL BINA LARAS HARAPAN SENTOSA 2. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (629kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (404kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (680kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (435kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (393kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (384kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi skizofrenia di Indonesia tahun 2023 sebanyak 315.621
kasus. Halusinasi merupakan salah satu gejala positif dari skizofrenia. Dampak
yang dapat ditimbulkan pada pasien skizofrenia dengan halusinasi ialah kehilangan
kontrol dirinya. Salah satu intervensi untuk mencegah dampak tersebut, yaitu terapi
menggambar. Terapi menggambar bertujuan untuk meningatkan kesadaran diri,
mengeksplorasi perasaan, mengelola perilaku dan menyelesaikan konflik
emosional.
Tujuan: Mengetahui gambaran analisis asuhan keperawatan melalui intervensi
terapi menggambar pada pasien halusinasi dengan diagnosa medis skizofrenia di
Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2.
Implementasi: Tindakan keperawatan diberikan selama 3 hari dengan durasi 35
menit. Tindakan utama yang diberikan kepada Ny. T dan Ny. I adalah empat strategi
pelaksanaan halusinasi dan terapi menggambar.
Hasil: Terdapat hasil setelah dilakukan terapi menggambar selama 3 kali pertemuan
pada klien, bahwa klien mampu mengontrol halusinasi dengan menghardik, minum
obat, bercakap-cakap, melakukan aktivitas terjadwal dan membuat serta mewarnai
gambar sesuai perasaannya. Ny. T terjadi penurunan skor tanda gejala halusinasi,
yaitu 2 dari 14 dan pada Ny. I, yaitu 1 dari 14.
Simpulan: Intervensi terapi menggambar efektif untuk menurunkan tanda dan
gejala halusinasi pada pasien dengan gangguan persepsi sensori halusinasi.
Saran: Diharapkan intervensi ini dapat menjadi evidence based dalam
pengembangan penelitian lebih lanjut dengan penambahan lembar observasi khusus
untuk menilai hasil gambar yang dihasilkan oleh pasien.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Bidan
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 21 May 2026 04:59
Last Modified: 21 May 2026 04:59
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16129

Actions (login required)

View Item View Item