PERAN PEMERINTAH DAERAH JAKARTA UTARA DALAM MENGATASI MASALAH BANJIR ROB (STUDI PADA WILAYAH PENJARINGAN, JAKARTA UTARA)

Dewi, Reina Catur Santika (2026) PERAN PEMERINTAH DAERAH JAKARTA UTARA DALAM MENGATASI MASALAH BANJIR ROB (STUDI PADA WILAYAH PENJARINGAN, JAKARTA UTARA). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (362kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (531kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (494kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (538kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (283kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Banjir rob di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara, merupakan fenomena yang
dipicu oleh penurunan muka tanah (land subsidence) dan kenaikan muka air laut
akibat perubahan iklim, serta diperparah oleh eksploitasi air tanah dan
pembangunan perkotaan yang masif. Penelitian ini menganalisis peran Pemerintah
Daerah Jakarta Utara dalam mengatasi masalah banjir rob di Kecamatan
Penjaringan sebagai wilayah pesisir dengan tingkat kerentanan tinggi. Pendekatan
yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif melalui observasi,
wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan
menggunakan teori peran pemerintah daerah yang menempatkan pemerintah
sebagai regulator, dinamisator, fasilitator, dan katalisator dalam penanggulangan
bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah telah menetapkan
kebijakan pengendalian banjir, melakukan pembangunan dan peninggian tanggul,
normalisasi sungai, peningkatan sistem drainase, pemasangan sistem peringatan
dini, serta melakukan sosialisasi dan koordinasi lintas sektor untuk mendorong
kesiapsiagaan masyarakat. Upaya tersebut mencerminkan adanya integrasi antara
kebijakan struktural dan non-struktural dalam mitigasi banjir rob. Namun, masih
terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya, keterlambatan proyek
infrastruktur, lemahnya pengendalian penggunaan air tanah, serta tantangan
koordinasi antarinstansi. Secara keseluruhan, peran pemerintah daerah
berkontribusi dalam upaya pengurangan risiko banjir rob, meskipun diperlukan
penguatan strategi yang lebih terintegrasi, partisipatif, dan berkelanjutan guna
meningkatkan ketahanan wilayah pesisir terhadap dampak perubahan iklim dan
penurunan tanah secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
J Political Science > JF Political institutions (General)
J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 21 May 2026 03:02
Last Modified: 21 May 2026 03:02
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16106

Actions (login required)

View Item View Item