COLLABORATIVE GOVERNANCE BPBD DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KELURAHAN JATI PADANG PASAR MINGGU

Rohmah, Fadhilah Nur (2026) COLLABORATIVE GOVERNANCE BPBD DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KELURAHAN JATI PADANG PASAR MINGGU. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (510kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (798kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (283kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (937kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (311kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan collaborative governance oleh Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam penanggulangan bencana banjir di Kelurahan
Jati Padang, Kecamatan Pasar Minggu, Kota Administrasi Jakarta Selatan. Banjir yang terjadi
secara berulang setiap musim penghujan menunjukkan bahwa pendekatan penanggulangan
yang bersifat reaktif belum mampu memberikan solusi jangka panjang. Oleh karena itu,
diperlukan tata kelola kolaboratif yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, serta masyarakat
dalam satu kerangka kerja yang terintegrasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak BPBD,
aparatur kelurahan, serta unsur masyarakat yang terlibat dalam penanggulangan banjir. Analisis
data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan
teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi dalam penanggulangan banjir telah terjalin
melalui koordinasi lintas sektor, distribusi bantuan, kegiatan mitigasi, serta pelibatan
masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana. Namun demikian, pelaksanaan collaborative
governance belum sepenuhnya optimal. Hambatan yang ditemukan meliputi belum adanya
perjanjian kerja sama formal antar pemangku kepentingan, keterbatasan sumber daya, serta
dominasi peran pemerintah dibandingkan aktor non-pemerintah. Faktor pendukung kolaborasi
antara lain adanya regulasi daerah, komitmen bersama, serta budaya gotong royong
masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan koordinasi kelembagaan, kejelasan
pembagian peran, serta pelembagaan kerja sama formal sangat diperlukan untuk meningkatkan
efektivitas penanggulangan banjir yang partisipatif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
J Political Science > JF Political institutions (General)
J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 20 May 2026 07:51
Last Modified: 21 May 2026 04:27
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16082

Actions (login required)

View Item View Item