PEMBINAAN PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA DI SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL PENATAAN AGRARIA KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONAL

Anggriawan, Elang Danar Putra (2026) PEMBINAAN PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA DI SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL PENATAAN AGRARIA KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONAL. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (335kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (382kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (287kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (252kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pembinaan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan fondasi penting dalam
mewujudkan birokrasi yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.
Meskipun telah diatur melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang
Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang
Disiplin Pegawai Negeri Sipil, dan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019
tentang Penilaian Kinerja PNS, pelanggaran disiplin masih terjadi sehingga
diperlukan penguatan pembinaan yang sistematis dan berkelanjutan, termasuk di
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Penelitian ini bertujuan menganalisis pembinaan dalam meningkatkan disiplin kerja
ASN di Sekretariat Direktorat Jenderal Penataan Agraria berdasarkan teori
pembinaan Miftah Thoha yang meliputi tindakan, proses, hasil, serta
pengembangan pembinaan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pembinaan disiplin telah dilaksanakan secara terstruktur melalui pendekatan
preventif dan edukatif, seperti penyampaian aturan, coaching, serta pengawasan
berbasis absensi elektronik (E-Office). Pelanggaran ringan ditangani secara
persuasif, sedangkan pelanggaran berat diproses sesuai prosedur dengan sanksi
bertahap. Integrasi absensi dengan tunjangan kinerja efektif meningkatkan
kepatuhan administratif, didukung keteladanan pimpinan dan komunikasi terbuka.
Namun, tantangan masih muncul pada konsistensi penerapan aturan dan aspek
teknis sistem digital. Oleh karena itu, penguatan teknologi, koordinasi, dan
pendekatan humanis diperlukan agar disiplin ASN tidak hanya formal, tetapi
membentuk profesionalisme berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
J Political Science > JF Political institutions (General)
J Political Science > JS Local government Municipal government
K Law > K Law (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 20 May 2026 07:47
Last Modified: 21 May 2026 04:21
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16081

Actions (login required)

View Item View Item