ETIKA POLITIK DALAM PENCALONAN GIBRAN RAKABUMING RAKA SEBAGAI CALON WAKIL PRESIDEN PADA PILPRES 2024

Fauziyyah, Raihanah (2026) ETIKA POLITIK DALAM PENCALONAN GIBRAN RAKABUMING RAKA SEBAGAI CALON WAKIL PRESIDEN PADA PILPRES 2024. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (527kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (589kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (369kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (840kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (310kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh polemik pencalonan Gibran Rakabuming Raka
sebagai calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2024 yang sah secara
prosedural, namun memicu perdebatan terkait etika politik, konflik kepentingan, dan
legitimasi kekuasaan dalam demokrasi Indonesia. Penelitian ini bertujuan
menganalisis penerapan etika politik dalam proses pencalonan tersebut serta
menelaah implikasinya terhadap legitimasi kekuasaan di ruang publik. Penelitian
menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui
wawancara mendalam dengan informan kunci, utama, dan pendukung, observasi
non-partisipan terhadap wacana publik, serta studi dokumentasi terhadap dokumen
hukum, kebijakan, dan pemberitaan media. Analisis data dilakukan menggunakan
model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data melalui triangulasi metode. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa meskipun pencalonan telah memenuhi ketentuan
hukum yang berlaku, proses tersebut belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai
etika politik, terutama terkait prinsip keadilan substantif, kepatutan, dan kesetaraan
dalam kompetisi demokrasi. Perubahan norma pencalonan dalam konteks relasi
kekuasaan memunculkan persepsi konflik kepentingan dan melemahkan legitimasi
moral kekuasaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa legalitas prosedural tidak
selalu sejalan dengan legitimasi etis, sehingga penguatan etika politik menjadi
prasyarat penting dalam menjaga kualitas demokrasi dan kepercayaan publik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BJ Ethics
J Political Science > JA Political science (General)
J Political Science > JC Political theory
J Political Science > JF Political institutions (General)
J Political Science > JQ Political institutions Asia
K Law > K Law (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Politik
Depositing User: Vira Desintha Larasati
Date Deposited: 20 May 2026 03:41
Last Modified: 20 May 2026 03:41
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16053

Actions (login required)

View Item View Item