HUBUNGAN SUPERVISI KEPALA RUANG TERHADAP KINERJA PERAWAT DAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RS ANNISA BOGOR

Fajar, Siti (2026) HUBUNGAN SUPERVISI KEPALA RUANG TERHADAP KINERJA PERAWAT DAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RS ANNISA BOGOR. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (732kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (327kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (410kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (351kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (364kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (302kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

atar Belakang: Supervisi kepala ruang merupakan salah satu fungsi manajerial penting
dalam meningkatkan kinerja perawat dan mutu pelayanan keperawatan di rumah sakit.
Pelayanan keperawatan yang bermutu sangat berhubungan dengan pencapaian standar
keselamatan pasien serta kepuasan pasien. Namun, pelaksanaan supervisi di beberapa
rumah sakit masih belum optimal, baik dari segi perencanaan, pelaksanaan, maupun
tindak lanjut evaluasi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan supervisi kepala ruang
terhadap kinerja perawat dan mutu pelayanan keperawatan di ruang rawat inap RS Annisa
Bogor.
Metodologi:. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik
korelasional dan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
perawat pelaksana di ruang rawat inap RS Annisa Bogor sebanyak 36 orang, dengan
teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Manchester Clinical
Supervision Scale (MCSS) untuk mengukur supervisi kepala ruang, Six-Dimension Scale
of Nursing Performance untuk mengukur kinerja perawat, dan kuesioner mutu pelayanan
keperawatan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji
Spearman Rank dengan tingkat signifikansi α = 0,05.
Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi kepala ruang berada
dalam kategori baik (97,2%), kinerja perawat dalam kategori baik (94,4%), dan mutu
pelayanan keperawatan dalam kategori cukup (91,7%). Hasil analisis bivariat
menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara supervisi kepala ruang dengan
kinerja perawat (p < 0,001; r = 0,697) serta hubungan yang signifikan antara supervisi
kepala ruang dengan mutu pelayanan keperawatan (p < 0,001; r = 0,594). Hubungan
bersifat positif, yang berarti semakin baik supervisi kepala ruang, maka semakin baik
kinerja perawat dan mutu pelayanan keperawatan.
Simpulan: Penelitian ini adalah supervisi kepala ruang memiliki hubungan yang
signifikan terhadap kinerja perawat dan mutu pelayanan keperawatan.
Saran: Oleh karena itu, pelaksanaan supervisi yang terencana, terstruktur, dan
berkelanjutan perlu terus ditingkatkan sebagai strategi peningkatan mutu pelayanan
keperawatan dan keselamatan pasien di rumah sakit.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 19 May 2026 08:27
Last Modified: 19 May 2026 08:27
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16042

Actions (login required)

View Item View Item