Devianto, Rizki (2026) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG HIV DAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DENGAN TINGKAT KECEMASAN SAAT MELAKUKAN PEMERIKSAAN HIV PADA INDIVIDU LSL DI JAKARTA SELATAN. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (264kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (288kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (343kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (408kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (200kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (14MB) |
Abstract
Latar Belakang: Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) masih menjadi
masalah kesehatan masyarakat global. Pada 2024 diperkirakan ±40,8 juta orang
hidup dengan HIV di dunia, dan ±570.000 orang di Indonesia. Selain itu, pada 2024
tercatat sekitar 1,3 juta kasus infeksi baru secara global dan ±630.000 kematian
terkait AIDS, menunjukkan angka kesakitan dan kematian HIV masih signifikan.
Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang HIV dan penggunaan
kontrasepsi dengan tingkat kecemasan saat pemeriksaan HIV pada individu LSL
di Jakarta Selatan.
Metodologi: Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional ini dilakukan di
Jakarta Selatan menggunakan teknik random sampling melalui Google Form pada
248 responden dari 654 populasi individu LSL di 3 bulan terakhir. Data dianalisis
dengan uji Chi-Square untuk menilai hubungan tingkat pengetahuan dan
penggunaan kontrasepsi dengan tingkat kecemasan saat pemeriksaan HIV.
Hasil Penelitian: Uji univariat menunjukkan mayoritas responden memiliki
pengetahuan rendah tentang HIV sebanyak 146 responden (58,9%), menggunakan
kontrasepsi kadang-kadang sebanyak 115 responden (46,4%), dan berada pada
kategori tidak cemas sebanyak 83 responden (33,5%). Uji bivariat menunjukkan
responden dengan pengetahuan rendah sebagian besar mengalami kecemasan
sedang sebanyak 74 responden (50,7%), sedangkan responden dengan
pengetahuan tinggi sebagian besar tidak mengalami kecemasan sebanyak 80
responden (78,4%).
Simpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan tentang HIV dan
penggunaan kontrasepsi dengan kecemasan saat pemeriksaan HIV pada individu
LSL di Jakarta Selatan dengan p=<0,001, menunjukkan korelasi kuat.
Saran: Individu LSL diharapkan meningkatkan pengetahuan tentang HIV dan
penggunaan alat kontrasepsi untuk mengurangi tingkat kecemasan saat melakukan
pemeriksaan HIV.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 19 May 2026 08:11 |
| Last Modified: | 19 May 2026 08:11 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16036 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
