Yahya, Nasywa Radyna (2026) HUBUNGAN PERAN AYAH DENGAN HARGA DIRI DAN REGULASI EMOSI PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS NASIONAL. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER pdf.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (426kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (602kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (533kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (627kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (406kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang :Mahasiswa berada di fase dewasa awal. dimana terjadinya
tekanan akademik, pengambilan keputusan mandiri dalam perencanaan karir dan
manajemen emosional menjadi faktor masalah diri. Peran orang tua terutama ayah
adalah sebagai pendorong pembentukan diri sejak kecil yang memengaruhi karakter
mahasiswa. BerdasarkanWHO tahun 2020, 350 juta remaja mengalami stress. di
Malaysia 2,4% mengalami stress karena disfungsi keluarga. Di Indonesia, menurut
BPS 2024 15,4 juta anak berpotensi tumbuh tanpa peran ayah. Hal ini disebabkan
karena adanya sistem patriaki yg membuat tanggung jawab sepenuhnya oleh ibu
dan kepadatan jam kerja ayah lebih dari 60 jam setiap minggunya membuat
interaksi anak menjadi minim.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Peran Ayah dengan
Harga Diri dan Regulasi Emosi pada Mahasiswa di Universitas Nasional
Metodologi :Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross
sectional. Sampel penelitian berjumlah 214 mahasiswa aktif angkatan 2022 yang
dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian meliputi
kuesioner persepsi peran ayah, Rosenberg Self Esteem Scale, dan Emotional
Regulation Questionnaire. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat
menggunakan uji korelasi Spearman Rank.
Hasil penelitian :Hasil penelitian menunjukan signifikan adanya hubungan antara
peran ayah (p-value 0,001), harga diri (p-value 0,001), dan regulasi emosi (p-value
0.001) pada mahasiswa di Universitas Nasional.
Kesimpulan : Adanya hubungan yang signifikan pada variabel peran ayah terhadap
peningkatan harga diri dan kemampuan regulasi emosi mahasiswa. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa keterlibatan ayah memiliki peran penting dalam mendukung
kesehatan psikologis mahasiswa.
Saran : Universitas Nasional diharapkan dapat mengoptimalkan program
pendamping psikologis, layanan konseling dan kegiatan pengembangan diri
bersifat umum.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 19 May 2026 08:02 |
| Last Modified: | 19 May 2026 08:02 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16033 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
