PENGARUH LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) TERHADAP SKALA NYERI PADA LANSIA DENGAN OSTEOARTHRITIS DI PUSKESMAS MAMPANG PRAPATAN

Septiani, Lanny Eka (2026) PENGARUH LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) TERHADAP SKALA NYERI PADA LANSIA DENGAN OSTEOARTHRITIS DI PUSKESMAS MAMPANG PRAPATAN. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (393kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (730kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (449kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (510kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (378kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Osteoarthritis (OA) adalah penyakit degeneratif sendi yang
umum terjadi pada lansia dan menjadi penyebab nyeri kronis. Data Organisasi
Kesehatan Dunia menunjukkan 73% penderita OA berusia di atas 55 tahun. Di
Indonesia, studi Prevalence, Risk Factors, and Quality of Life of Knee
Osteoarthritis in Urban Community in Indonesia: A COPCORD Study (2023)
melaporkan prevalensi OA lutut sebesar 15,0% pada populasi dewasa perkotaan.
Di Puskesmas Mampang Prapatan, tahun 2024 tercatat 295 lansia dengan OA.
Nyeri berkepanjangan dapat menurunkan fungsi dan kualitas hidup, sehingga
latihan Range of Motion (ROM) aktif direkomendasikan sebagai intervensi
nonfarmakologis untuk membantu mengurangi nyeri dan menjaga mobilitas sendi.
Tujuan: Menganalisis pengaruh latihan ROM aktif terhadap tingkat nyeri pada
lansia dengan osteoarthritis di Puskesmas Mampang Prapatan.
Metodologi: Penelitian ini menerapkan desain quasi-eksperimental dengan pola
pretest–posttest control group. Sebanyak 40 lansia dipilih secara purposive dan
dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Latihan ROM aktif diberikan dua
kali sehari selama tujuh hari. Analisis menggunakan uji Wilcoxon dan MannWhitney.

Hasil
Penelitian:
Rata-rata
nyeri
pada
kelompok
intervensi
turun
dari
5,50
menjadi

2,75
setelah
perlakuan.
Uji
Wilcoxon
menunjukkan
perbedaan
signifikan
sebelum

dan

sesudah intervensi (p ≤ 0,05). Walaupun kelompok kontrol juga mengalami
perubahan, uji Mann-Whitney menegaskan bahwa penurunan nyeri pada kelompok
intervensi lebih besar dan bermakna secara statistik (p ≤ 0,05).
Simpulan: Latihan ROM aktif terbukti efektif dalam menurunkan nyeri pada lansia
dengan osteoarthritis. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai tindakan
keperawatan mandiri yang aman dan mudah diterapkan di Puskesmas guna
mendukung peningkatan kualitas hidup lansia.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 19 May 2026 07:48
Last Modified: 19 May 2026 07:48
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16029

Actions (login required)

View Item View Item