SINTAULI, FRISKA MARTALENA (2026) ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERENCANAAN KEHAMILAN SEHAT PADA CALON PENGANTIN WANITA DI KLINIK PRATAMA MABES POLRI. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (344kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (505kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (364kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (379kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (318kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Masa prakonsepsi merupakan titik awal krusial dalam
pencegahan stunting dan risiko komplikasi kehamilan. Meskipun jumlah calon
pengantin di Klinik Pratama Mabes Polri terus meningkat signifikan setiap
tahunnya, hasil survei awal menunjukkan rendahnya kesadaran terhadap
kesehatan pranikah, di mana 80% responden belum memahami pentingnya
pemeriksaan kesehatan. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara
peningkatan kuantitas calon pengantin dengan kesiapan kualitas kesehatan
reproduksi mereka.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan, pengetahuan, dan
dukungan keluarga dengan perencanaan kehamilan sehat pada calon pengantin
wanita di Klinik Pratama Mabes Polri.
Metodologi: Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi melalui
pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh calon pengantin
wanita di Klinik Pratama Mabes Polri periode September-November 2025
sebanyak 73 orang dengan teknik total sampling. Instrumen menggunakan
kuesioner yang disebarkan melalui Google Form. Analisis data mencakup
univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square (α = 0,05).
Hasil Penelitian: Hasil analisis univariat menunjukkan 50,7% responden
memiliki perencanaan kehamilan ideal, 54,8% berpendidikan tinggi, 56,2%
berpengetahuan baik, dan 54,8% mendapat dukungan keluarga. Analisis bivariat
menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pendidikan (p=0,047),
tingkat pengetahuan (p=0,026), dan dukungan keluarga (p=0,014) dengan
perencanaan kehamilan sehat. Dukungan keluarga memiliki peluang paling
dominan terhadap perencanaan kehamilan sehat dengan nilai Odds Ratio (OR)
3,714.
Simpulan: Tingkat pendidikan, pengetahuan, dan dukungan keluarga
berhubungan signifikan dengan perencanaan kehamilan sehat. Responden yang
tidak mendapat dukungan keluarga berisiko 3,7 kali lebih tinggi memiliki
perencanaan kehamilan yang kurang optimal (berisiko).
Saran: Fasilitas kesehatan diharapkan mengoptimalkan program konseling
pranikah yang inklusif dengan melibatkan keluarga guna memperkuat dukungan
sosial bagi calon pengantin dalam perencanaan kehamilan sehat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Kebidanan |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 18 May 2026 08:26 |
| Last Modified: | 18 May 2026 08:26 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16003 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
