TINJAUAN YURIDIS ANCAMAN TERHADAP JURNALIS YANG MEMBATASI KEBEBASAN BEREKSPRESI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 40 TAHUN 1999 TENTANG PERS DI INDONESIA

Najma, Mikawati Faradila (2026) TINJAUAN YURIDIS ANCAMAN TERHADAP JURNALIS YANG MEMBATASI KEBEBASAN BEREKSPRESI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 40 TAHUN 1999 TENTANG PERS DI INDONESIA. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (630kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (522kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (394kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (539kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (479kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (234kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (3MB)

Abstract

Kebebasan berekspresi merupakan bagian dari hak asasi manusia
yang dijamin dalam konstitusi dan peraturan perundang-undangan di
Indonesia. Pers memiliki peran penting dalam kehidupan demokratis dan
memperoleh jaminan hukum dalam menjalankan fungsinya. Namun, dalam
praktiknya jurnalis masih menghadapi berbagai ancaman baik berupa
kekerasan fisik, nonfisik, maupun tekanan struktural yang berkaitan dengan
pemberitaan. Ancaman tersebut berdampak ada muncuknya rasa takut,
praktik sensor diri dan terganggunya kebebasan berekspresi dalam kerja
jurnalis. Metodelogi yang digunakan adalah penelitian hukum normatif
dengan pendekatan perundang-undangan didukung studi kepustakaan
terhadap bahan hukum primer, sekunder dan tersier serta data pendukung
berupa wawancara yang dianalisis secara kualitatif deskriptif untuk
menelaah pengaturan kebebasan berekspresi dan perlindungan jurnalis
dalam hukum positif. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Undang-
Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers secara normatif memberikan
jaminan, namun aturan tersebut belum sepenuhnya didukung oleh
penegakkan hukum yang efektif dalam praktiknya. Kondisi ini
menimbulkan kesenjangan antara jaminan normatif dan realitas
perlindungan terhadap jurnalis. Oleh karena itu, penguatan mekanisme
perlindungan hukum diperlukan guna menjamin kebebasan berekspresi
serta memastikan peran pers tetap berjalan secara independen.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Vira Desintha Larasati
Date Deposited: 13 May 2026 03:29
Last Modified: 13 May 2026 03:29
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15946

Actions (login required)

View Item View Item