UPAYA GLOBAL DALAM PENGHAPUSAN PERKAWINAN ANAK DI BANGLADESH OLEH UNITED NATIONS POPULATION FUND (UNFPA) - UNITED NATIONS CHILDREN'S FUND (UNICEF) TAHUN 2020-2023

Oktavia, Grace (2026) UPAYA GLOBAL DALAM PENGHAPUSAN PERKAWINAN ANAK DI BANGLADESH OLEH UNITED NATIONS POPULATION FUND (UNFPA) - UNITED NATIONS CHILDREN'S FUND (UNICEF) TAHUN 2020-2023. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (947kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (443kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (430kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (381kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (654kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (518kB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf

Download (334kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini berangkat dari pertanyaan utama mengenai bagaimana peran strategis
United Nations Population Fund (UNFPA) dan United Nations Children's Fund
(UNICEF) melalui Global Programme to End Child Marriage (GP-ECM) dalam
menghapus praktik perkawinan anak di Bangladesh pada periode 2020–2023. Untuk
menjawab persoalan tersebut, penelitian ini menganalisis dinamika interaksi antara
norma global perlindungan anak dan realitas sosial-budaya lokal yang masih
mempertahankan praktik perkawinan dini. Analisis dilakukan menggunakan metode
kualitatif deskriptif berbasis data sekunder, dengan mengaplikasikan Teori Difusi
Norma Global serta konsep organisasi internasional. Sebagai jawaban atas rumusan
masalah, temuan utama penelitian menunjukkan bahwa UNFPA dan UNICEF berperan
sebagai norm entrepreneurs yang mendorong proses norm emergence, norm cascade,
dan norm internalization melalui advokasi kebijakan, kampanye perubahan norma
sosial, serta penguatan kapasitas kelembagaan nasional. Meskipun menghadapi
hambatan struktural seperti kemiskinan, patriarki, dan resistensi budaya, program ini
berkontribusi pada penguatan regulasi, peningkatan kesadaran masyarakat, serta
perluasan akses pendidikan dan perlindungan bagi anak perempuan. Pada akhirnya,
penelitian ini menyimpulkan bahwa penghapusan perkawinan anak di Bangladesh
mencerminkan proses negosiasi berkelanjutan antara norma universal hak anak dan
konteks sosial domestik dalam kerangka tata kelola global.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 13 May 2026 02:04
Last Modified: 13 May 2026 02:04
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15932

Actions (login required)

View Item View Item