KERJA SAMA BILATERAL INDONESIA-AUSTRALIA MELALUI PROGRAM ARAFURA AND TIMOR SEAS ECOSYSTEM ACTION PHASE II (ATSEA-2) (2021-2025)

Rosliana, Andi (2026) KERJA SAMA BILATERAL INDONESIA-AUSTRALIA MELALUI PROGRAM ARAFURA AND TIMOR SEAS ECOSYSTEM ACTION PHASE II (ATSEA-2) (2021-2025). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (441kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (243kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (213kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (191kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (704kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (166kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (410kB)

Abstract

Kerja sama bilateral antara Indonesia-Australia di sektor maritim dan lingkungan
memiliki arti strategis, khususnya dalam pengelolaan kawasan Laut Arafura dan
Laut Timor yang kaya sumber daya namun menghadapi tantangan degradasi
ekosistem serta praktik penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur
(IUU fishing). Salah satu bentuk konkret kerja sama tersebut adalah program
Arafura and Timor Seas Ecosystem Action Phase II (ATSEA-2) yang dilaksanakan
pada periode 2021-2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika dan
tingkat efektivitas kerja sama bilateral Indonesia-Australia melalui ATSEA-2
dalam menjaga stabilitas kawasan dan mendukung pengelolaan sumber daya laut
berkelanjutan. Pertanyaan penelitian mencakup bagaimana dinamika diplomasi
kerja sama tersebut, faktor-faktor yang mempengaruhi implementasinya, serta
bagaimana efektivitasnya dalam mencapai tujuan pembangunan maritim
berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan teori kerja sama internasional dan teori
diplomasi lingkungan sebagai kerangka analisis, dengan pendekatan kualitatif dan
metode deskriptif-analitis melalui studi dokumen resmi pemerintah, laporan
lembaga internasional, serta literatur akademik terkait. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa ATSEA-2 berkontribusi pada penguatan koordinasi regional,
harmonisasi kebijakan, dan peningkatan kapasitas pengelolaan perikanan,
meskipun masih menghadapi tantangan implementasi di tingkat institusional dan
lokal. Dengan demikian, kerja sama ini menunjukkan peran strategis sebagai
instrumen diplomasi lingkungan dan tata kelola laut regional.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: J Political Science > J General legislative and executive papers
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 12 May 2026 08:22
Last Modified: 12 May 2026 08:22
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15930

Actions (login required)

View Item View Item