PERBEDAAN KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN BERDASARKAN JENIS ALAT TANGKAP DAN LOKASI PENANGKAPAN DI PELABUHAN PERIKANAN DESA WERU, KABUPATEN LAMONGAN, JAWA TIMUR

Labib, Muhammad Ainul (2026) PERBEDAAN KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN BERDASARKAN JENIS ALAT TANGKAP DAN LOKASI PENANGKAPAN DI PELABUHAN PERIKANAN DESA WERU, KABUPATEN LAMONGAN, JAWA TIMUR. Masters thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of LAMPIRAN (Daftar Pustaka_Lampiran-lampiran_Lembar Hasil Turnitin).pdf] Text
LAMPIRAN (Daftar Pustaka_Lampiran-lampiran_Lembar Hasil Turnitin).pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman jenis ikan hasil tangkapan nelayan Desa Weru, Kabupaten Lamongan berdasarkan jenis alat tangkap dan lokasi penangkapan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dan pencatatan hasil tangkapan nelayan yang menggunakan empat jenis alat tangkap utama, yaitu jaring lingkar (purse seine), jaring tarik berkantong (seine net), jaring insang (gillnet), dan jaring insang berlapis (trammel net), pada tiga lokasi penangkapan yang berbeda kedalaman, yaitu Lokasi I (10–20 m), Lokasi II (20–40 m), dan Lokasi III (40–60 m). Analisis dilakukan terhadap komposisi spesies, kelimpahan relatif, densitas, serta indeks ekologi meliputi indeks keanekaragaman (H’), kemerataan (E), dan dominansi (C). Hasil penelitian menunjukkan variasi jenis alat tangkap berperan dalam membentuk struktur komunitas ikan. Purse seine cenderung tidak selektif sehingga memicu dominasi ikan pelagis bergerombol, tercermin dari rendahnya keanekaragaman dan kemerataan serta tingginya dominansi. Sebaliknya, seine net menjangkau berbagai tipe habitat sehingga menghasilkan komposisi spesies yang lebih beragam dan distribusi individu lebih seimbang. Selektivitas gillnet terhadap ukuran ikan merepresentasikan struktur komunitas ikan yang lebih beragam, sedangkan trammel net menampilkan keseimbangan komunitas tertinggi. Selain itu, gradien kedalaman menciptakan zonasi ekologis: perairan dangkal didominasi ikan pesisir, perairan menengah dicirikan agregasi pelagis, dan perairan lebih dalam menunjukkan komunitas lebih seimbang.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QH Natural history
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Tesis dan Disertasi > Sekolah Pasca Sarjana > Program Studi S2 Ilmu Biologi
Depositing User: Fitria Nur Indah Hasanah
Date Deposited: 11 May 2026 03:18
Last Modified: 11 May 2026 03:18
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15865

Actions (login required)

View Item View Item