KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK TINDAK TUTUR PERBUATAN PENISTAAN AGAMA DALAM KONTEN VIDEO TIKTOK VIRAL

Nasution, Nina Chairani (2026) KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK TINDAK TUTUR PERBUATAN PENISTAAN AGAMA DALAM KONTEN VIDEO TIKTOK VIRAL. Masters thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (600kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (215kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (375kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (187kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (501kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (136kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (373kB)

Abstract

Penistaan agama merupakan isu sosial dan hukum yang kompleks, mencerminkan ketegangan antara
hak asasi manusia atas kebebasan berekspresi dan kewajiban negara untuk melindungi ketertiban
umum serta keyakinan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengungkap tindak pidana penistaan atau
penghinaan terhadap lambang agama dalam tuturan yang tersebar di media sosial TikTok. Data yang
digunakan adalah tiga video populer yaitu video TikTok Lina Mukherjee “Yuk Cobain Kriuk Babi”, video
Aulia Rakhman “Kampanye Desak Anis Baswedan” dan Galih Noval Aji Prakoso “Binatang Apa Yang
Bisa Ngaji”. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan
berupa tuturan dalam video TikTok yang secara implisit maupun eksplisit mengandung muatan yang
dianggap melanggar norma agama dan merendahkan lambang agama. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui simak, catat, dan dokumentasi (rekaman video, tangkapan layar, teks transkripsi).
Analisis data dilakukan secara bertahap, meliputi identifikasi tuturan relevan, klasifikasi jenis tindak
tutur (misalnya pelecehan, penghinaan, ejekan, sindiran), serta analisis semantik-pragmatik untuk
menafsirkan maksud dan konteks tuturan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya penghasutan
di media sosial TikTok yang mengandung konten penistaan agama dan pencemaran terhadap lambang
agama. Hasil dari analisis ini peneliti menemukan Representatif, Direktif, Deklaratif dan Ekspresif dan
memperkuat unsur kesengajaan atau niat jahat (mens rea) dan memenuhi unsur antara UU ITE dan
Penodaan Agama KUHP.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
K Law > K Law (General)
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Tesis dan Disertasi > Sekolah Pasca Sarjana > Program Studi S2 Lingusitik
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 06 May 2026 03:49
Last Modified: 06 May 2026 03:49
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15683

Actions (login required)

View Item View Item