PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PELAKU KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG MENGAKIBATKAN LUKA BERAT: STUDI PUTUSAN NOMOR 603/PID.SUS/2024/PN CIBINONG

Putra, Guntur Mulyadi (2026) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PELAKU KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG MENGAKIBATKAN LUKA BERAT: STUDI PUTUSAN NOMOR 603/PID.SUS/2024/PN CIBINONG. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Coverr.pdf] Text
Coverr.pdf

Download (9MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (464kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (574kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (438kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (362kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (366kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

Download (19MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penerapan hukum pidana terhadap
individu yang melakukan kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan
cedera serius serta mengevaluasi pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor
603/Pid. Sus/2024/PN Cibinong. Latar belakang penelitian ini didorong oleh
tingginya angka kekerasan dalam rumah tangga di Indonesia yang tidak hanya
berpengaruh pada kesehatan fisik korban, tetapi juga pada keadaan psikologis dan
keharmonisan dalam keluarga. Hal ini menunjukkan perlunya perlindungan hukum
yang efektif melalui penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang
Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.
Metode penelitian yang diterapkan adalah penelitian hukum iiiormative dengan
pendekatan perundang-undangan serta pendekatan studi kasus. Sumber hukum
primer terdiri dari peraturan dan putusan pengadilan, sedangkan sumber hukum
sekunder mencakup buku, artikel, serta doktrin hukum yang relevan. Penelitian ini
dilakukan dengan analisis kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif analitis
untuk menilai kesesuaian penerapan hukum pidana dengan fakta persidangan dan
alasan yang digunakan oleh hakim dalam membuat keputusan.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan Pasal 44 ayat (2) dari UndangUndang

Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dalam putusan ini telah
dilakukan dengan benar secara hukum karena semua elemen dari tindak pidana
terbukti melalui fakta persidangan dan bukti yang sah, termasuk bukti medis yang
menunjukkan luka berat pada korban. Di samping itu, pertimbangan hakim telah
mencerminkan konsep tanggung jawab pidana dengan mempertimbangkan unsur
kesalahan, kemampuan bertanggung jawab, serta ketiadaan alasan pemaaf atau
pembenar bagi terdakwa.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa putusan pengadilan telah
mencerminkan penerapan hukum pidana yang sesuai dengan prinsip legalitas,
prinsip kesalahan, serta fungsi hukum sebagai sarana perlindungan bagi
masyarakat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
K Law > K Law (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Fitria Nur Indah Hasanah
Date Deposited: 06 May 2026 02:56
Last Modified: 06 May 2026 02:56
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15670

Actions (login required)

View Item View Item