Hartandi, Nico (2025) ANGKA KEPADATAN LARVA NYAMUK Aedes aegypti DI PUSAT LABORATORIUM UNIVERSITAS NASIONAL DAN PERMUKIMAN SEKITARNYA. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.PDF Download (622kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (225kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (543kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (343kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (259kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Dengue masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang disebabkan oleh virus dengue dengan vektor utama nyamuk Aedes aegypti. Upaya pengendalian vektor memerlukan data mengenai kepadatan larva nyamuk sebagai indikator risiko penularan di suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung tingkat kepadatan larva nyamuk Aedes aegypti di Pusat Laboratorium UNAS dan permukiman sekitarnya, serta mendeskripsikan lokasi dan jenis tempat penampungan air (TPA) yang berpotensi sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai Agustus 2025 menggunakan metode pengumpulan data larva dengan pendekatan deskriptif observasional. Sebanyak 100 rumah (tempat) dan 287 TPA diperiksa, kemudian dianalisis untuk memperoleh nilai House Index (HI), Container Index (CI), Breteau Index (BI), Density Figure (DF), dan Angka Bebas Jentik (ABJ). Hasil penelitian menunjukkan nilai HI sebesar 38%, CI sebesar 21%, BI sebesar 59, DF sebesar 6, dan ABJ sebesar 62%, yang mengindikasikan bahwa kepadatan larva nyamuk Aedes aegypti di wilayah penelitian tergolong tinggi dan berisiko terhadap penularan dengue. Sebagian besar TPA positif ditemukan di luar rumah dan jenis TPA terbanyak yang ditemukan adalah ember. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kondisi lingkungan di sekitar lokasi penelitian masih mendukung perkembangbiakan nyamuk vektor dengue. Disarankan agar masyarakat melaksanakan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara rutin dengan prinsip 3M-Plus (menguras dan menyikat TPA, menutup rapat TPA, serta memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas, disertai upaya pencegahan tambahan), kader jumantik (juru pemantau jentik) memperluas cakupan pemantauan larva nyamuk, serta penelitian selanjutnya memperluas cakupan dan metode penelitian untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology Q Science > QR Microbiology |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Biologi dan Pertanian > Program Studi S1 Biologi |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 08:51 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 08:51 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15554 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
