Musa, Musa (2025) HAK KOMUNAL MASYARAKAT MADURA ATAS SATE MADURA SEBAGAI INDIKASI GIOGRAFIS DALAM LINGKUP KEKAYAAN INTELEKTUAL. Masters thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (740kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (217kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (373kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (285kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (272kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (163kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (260kB) |
Abstract
Hak Kekayaan Intelektual adalah hak yang berasal dari hasil kegiatan intelektual manusia yang memiliki manfaat ekonomi. Konsepsi Hak Kekayaan Intelektual didasarkan pada gagasan bahwa karya intelektual yang dihasilkan manusia membutuhkan pengorbanan tenaga, waktu, dan biaya. Pengorbanan ini menjadikan karya yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi karena manfaat yang dapat dinikmatinya. Hal ini mendorong perlunya penghormatan terhadap hasil karya tersebut dalam
bentuk perlindungan hukum. Sate merupakan makanan tradisional yang digemari banyak orang di Indonesia. Nama sate di Indonesia didasarkan pada asal daerah resep bumbu sate, seperti jenis daging, bahan yang digunakan, dan cara
pembuatannya. Dilihat dari asal daerahnya, jenis sate khas daerah yang terkenal dengan cita rasa rempahnya yang lezat adalah sate Madura. Sate Madura umumnya menggunakan daging ayam dan kambing dengan ciri khas irisan daging yang lebih kecil dibandingkan sate lainnya. Kelezatan sate Madura terletak pada bumbu pelengkap yang digunakan, yaitu bumbu
kacang (peanut sauce) yang ditumbuk agak kasar dan dicampur dengan bawang putih, gula merah, dan sedikit kecap manis. Bumbu pelengkap sate umumnya disajikan dalam bentuk pasta atau bumbu basah sehingga memiliki daya simpan yang relatif singkat. Oleh karena itu, perlu dilakukan revitalisasi budaya bangsa melalui upaya nasional terpadu di Indonesia.
Diperlukan mekanisme komersialisasi budaya Indonesia dalam sistem perdagangan internasional tanpa harus kehilangan jati diri bangsa. Akibat minimnya payung hukum berupa peraturan perundang-undangan, berbagai kearifan lokal masyarakat Madura, yaitu sate Madura yang seringkali diperjualbelikan oleh orang selain orang Madura, hal ini menjadi permasalahan tersendiri bagi masyarakat Madura.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) K Law > KZ Law of Nations |
| Divisions: | Tesis dan Disertasi > Sekolah Pasca Sarjana > Program Studi S2 Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 04:18 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 04:18 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15542 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
