ANALISIS YURIDIS TENTANG IMPLIKASI PEMBERIAN GRASI PUTUSAN PIDANA MATI TERHADAP KEPASTIAN HUKUM DAN KEADILAN KORBAN

SHOPIANA, - (2026) ANALISIS YURIDIS TENTANG IMPLIKASI PEMBERIAN GRASI PUTUSAN PIDANA MATI TERHADAP KEPASTIAN HUKUM DAN KEADILAN KORBAN. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of a. Cover ( Cover, lembar persetujuan, lembar keaslian, lembar pegesahan, abstrak, kata pengantar _redacted.pdf] Text
a. Cover ( Cover, lembar persetujuan, lembar keaslian, lembar pegesahan, abstrak, kata pengantar _redacted.pdf

Download (501kB)
[thumbnail of bab I.pdf] Text
bab I.pdf

Download (455kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (461kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (377kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (473kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (321kB)
[thumbnail of Lampiran (Daftar Pustaka, lampiran, lembar persetujuan dan turntin) (2).pdf] Text
Lampiran (Daftar Pustaka, lampiran, lembar persetujuan dan turntin) (2).pdf

Download (924kB)

Abstract

Grasi merupakan hak prerogatif Presiden yang dijamin secara konstitusional
sebagai bagian dari kewenangan kepala negara dalam sistem ketatanegaraan
Indonesia. Kewenangan ini diberikan sebagai mekanisme korektif dalam
sistem pemidanaan untuk menjamin perlindungan hak asasi terpidana dan
mencegah kemungkinan kekeliruan putusan. Namun, dalam konteks pidana
mati, pelaksanaan kewenangan tersebut melalui pemberian grasi kepada
terpidana mati menimbulkan problematika yuridis yang kompleks dalam
kerangka negara hukum, khususnya terkait prinsip kepastian hukum,
keadilan, dan perlindungan hak korban. Rumusan masalah dalam penelitian
ini sebagai berikut1. Bagaimana implikasi pemberian grasi bagi terpidana
mati terhadap perlindungan hak korban dan upaya menjamin keadilan bagi
korban tindak pidana? 2. Bagaimana keseimbangan antara hak narapidana
yang mengajukan grasi dengan hak korban berdasarkan tujuan pemidanaan
dan prinsip keadilan?. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian
hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan
filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian grasi terhadap
terpidana mati berimplikasi pada tereduksinya kepastian hukum dan
berpotensi mengabaikan keadilan substantif bagi korban apabila tidak
disertai parameter hukum yang transparan dan akuntabel.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 29 Apr 2026 06:55
Last Modified: 29 Apr 2026 06:55
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15499

Actions (login required)

View Item View Item