ANALISIS YURIDIS PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA PEREMPUAN DI SEKTOR INDUSTRI TEKSTIL, DENGAN FOKUS PADA WILAYAH CIKARANG, KABUPATEN BEKASI, JAWA BARAT

MUTHMAINNAH, MAMAY (2026) ANALISIS YURIDIS PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA PEREMPUAN DI SEKTOR INDUSTRI TEKSTIL, DENGAN FOKUS PADA WILAYAH CIKARANG, KABUPATEN BEKASI, JAWA BARAT. Masters thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (304kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (410kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (370kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (722kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (231kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (231kB)
[thumbnail of LAMPIRAN LENGKAP.pdf] Text
LAMPIRAN LENGKAP.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
bentuk perlindungan hukum terhadap pekerja perempuan di sektor
industri tekstil wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi, serta mengidentifikasi
hambatan dan upaya yang diperlukan dalam meningkatkan efektivitas
perlindungan tersebut. Fokus utama penelitian diarahkan pada
implementasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang
Ketenagakerjaan beserta perubahan regulasinya melalui Undang-Undang
Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah
Nomor 35 Tahun 2021, khususnya dalam konteks hubungan kerja
Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan
pendekatan peraturan perundang-undangan dan studi kasus staycation di
Cikarang yang menyoroti adanya penyalahgunaan relasi kuasa oleh
atasan terhadap pekerja perempuan melalui syarat pribadi yang tidak
relevan dengan pekerjaan sebagai dasar perpanjangan kontrak kerja.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik tersebut bertentangan
dengan prinsip perlindungan pekerja, asas non-diskriminasi, serta
ketentuan hukum ketenagakerjaan yang menegaskan bahwa hubungan
kerja harus dilaksanakan secara manusiawi dan berkeadilan.
Selain itu, penelitian menemukan bahwa hambatan utama dalam
perlindungan hukum pekerja perempuan meliputi lemahnya pengawasan
ketenagakerjaan, ketidakseimbangan posisi tawar antara pekerja dan
pengusaha, serta rendahnya pemahaman pekerja terhadap hak
normatifnya. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan,
optimalisasi mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial,
serta komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip kerja layak guna
menciptakan lingkungan kerja yang aman dan bermartabat bagi pekerja
perempuan

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Tesis dan Disertasi > Sekolah Pasca Sarjana > Program Studi S2 Ilmu Hukum
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 28 Apr 2026 06:52
Last Modified: 28 Apr 2026 06:52
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15473

Actions (login required)

View Item View Item