ANALISIS RESPONS METABOLIK BERDASARKAN HASIL TES KEBUGARAN TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU PADA REMAJA SMP DI WILAYAH PUSKESMAS CIBINONG

SIMANJUNTAK, TOMMY MEIVITA (2026) ANALISIS RESPONS METABOLIK BERDASARKAN HASIL TES KEBUGARAN TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU PADA REMAJA SMP DI WILAYAH PUSKESMAS CIBINONG. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover Skripsi_Tommy Meivita Siamanjuntak.pdf] Text
Cover Skripsi_Tommy Meivita Siamanjuntak.pdf

Download (858kB)
[thumbnail of BAB I - Tommy Meivita Simanjuntak.pdf] Text
BAB I - Tommy Meivita Simanjuntak.pdf

Download (294kB)
[thumbnail of BAB II - Tommy Meivita Simanjuntak.pdf] Text
BAB II - Tommy Meivita Simanjuntak.pdf

Download (326kB)
[thumbnail of BAB III - Tommy Meivita Simanjuntak.pdf] Text
BAB III - Tommy Meivita Simanjuntak.pdf

Download (379kB)
[thumbnail of BAB IV - Tommy Meivita Simanjuntak.pdf] Text
BAB IV - Tommy Meivita Simanjuntak.pdf

Download (305kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (557kB)

Abstract

Glukosa merupakan sumber energi utama tubuh yang perlu dipertahankan dalam
rentang normal untuk mendukung fungsi fisiologis. Regulasi kadar glukosa darah
dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain kebugaran jasmani, status gizi, dan
kardiovaskular. Pada remaja, sistem metabolik umumnya masih berada dalam
kondisi adaptif, namun perubahan gaya hidup berpotensi memengaruhi respons
metabolik sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons
metabolik yang tercermin dari kadar glukosa darah sewaktu berdasarkan hasil tes
kebugaran jasmani, serta hubungan dengan indeks massa tubuh dan tekanan darah
pada remaja siswa SMP di Puskesmas Cibinong. Penelitian menggunakan desain
observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dan memanfaatkan data
sekunder rekam medis. Jumlah data awal yang diperoleh sebanyak 102 responden,
kemudian dilakukan seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi sehingga
diperoleh 87 responden usia 12-15 tahun. Berdasarkan uji normalitas, Sebagian
besar variabel tidak berdistribusi normal sehingga analisis dilakukan
menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi P < 0,05. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa waktu tempuh lari 1,5 km sebagai indikator
kebugaran jasmani memiliki korelasi negatif sangat lemah terhadap glukosa darah
sewaktu (rs = -0,132; p = 0,225). Indeks massa tubuh (IMT) (rs = 0,132; p =
0,223), tekanan darah sistolik (rs = 0,036; p = 0,743) dan tekanan darah diastolik
(rs = 0,107; p = 0,324) juga tidak menunjukkan hubungan yang bermakna secara
statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa respons metabolik terhadap variasi
kebugaran jasmani, IMT, dan tekanan darah pada kelompok remaja relatif stabil
dan belum menunjukkan gangguan regulasi glukosa yang signifikan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Divisions: Skripsi > Fakultas Biologi dan Pertanian > Program Studi S1 Biologi
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 28 Apr 2026 06:16
Last Modified: 28 Apr 2026 06:16
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15463

Actions (login required)

View Item View Item