PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR KULIT PISANG KEPOK (Musa acuminata balbisiana) DAN EKSTRAK SERAI WANGI (Cymbopogon nardus) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT CERI (Solanum lycopersicum var. Cerasiforme)

MAHULAE, PATTI RADJASA (2026) PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR KULIT PISANG KEPOK (Musa acuminata balbisiana) DAN EKSTRAK SERAI WANGI (Cymbopogon nardus) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT CERI (Solanum lycopersicum var. Cerasiforme). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (584kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (427kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (513kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (824kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (902kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (367kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian POC kulit pisang
kepok dan ekstrak serai wangi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat ceri
(Solanum lycopersicum var. Cerasiforme). Penelitian ini dilaksanakan di Kawasan
Rumah, Mekar Jaya, Kota Depok, Jawa Barat pada November 2025 hingga
Februari 2026. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan
Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan yaitu
konsentrasi POC kulit pisang kepok dengan 4 taraf dan ekstrak serai wangi dengan
2 taraf sehingga 8 satuan percobaan dengan 4 kelompok. Faktor POC kulit pisang
kepok meliputi P0 (POC kulit pisang kepok 0%), P1 (POC kulit pisang kepok 10%),
P2 (POC kulit pisang kepok 20%) dan P3 (POC kulit pisang kepok 30%). Faktor
ekstrak serai wangi meliputi S1 (ekstrak serai wangi 25%) dan S2 (ekstrak serai
wangi 50%). Uji statistik SPSS menggunakan analisis varians (ANOVA) dan uji
BNT pada taraf 5% menunjukkan bahwa kombinasi POC kulit pisang kepok dan
ekstrak serai wangi memiliki pengaruh terhadap sebagian parameter pertumbuhan
dan hasil tanaman tomat ceri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan POC
kulit pisang kepok 20% merupakan perlakuan terbaik terhadap umur berbunga
(31,0 hari), jumlah buah panen (6 buah) dan bobot buah (14,0 gram). Perlakuan
POC kulit pisang kepok konsentrasi 10% merupakan perlakuan terbaik terhadap
tinggi tanaman (39,6 cm). Perlakuan POC kulit pisang kepok konsentrasi 0%
merupakan perlakuan terbaik terhadap umur panen pertama (76,7 hari). Perlakuan
ekstrak serai wangi konsentrasi 25% merupakan perlakuan terbaik terhadap tinggi
tanaman (40,0 cm), umur berbunga (34,0 hari), umur panen pertama (74,9 hari),
jumlah buah panen (6,5 buah) dan bobot buah (13,29 gram). Perlakuan interaksi
POC kulit pisang kepok konsentrasi 30% dan ekstrak serai wangi konsentrasi 25%
merupakan perlakuan terbaik terhadap umur panen pertama (74,0 hari) tanaman
tomat ceri (Solanum lycopersicum var. Cerasiforme).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Biologi dan Pertanian > Program Studi S1 Agroteknologi
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 28 Apr 2026 05:30
Last Modified: 28 Apr 2026 05:30
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15457

Actions (login required)

View Item View Item