PENGARUH MOTIVASI DAN MINAT BERKUNJUNG WISATAWAN TERHADAP JOY OF MISSING OUT (JOMO) DI DESTINASI WISATA KEBUN RAYA BOGOR

Rhomanhova, Zika Aqlia (2026) PENGARUH MOTIVASI DAN MINAT BERKUNJUNG WISATAWAN TERHADAP JOY OF MISSING OUT (JOMO) DI DESTINASI WISATA KEBUN RAYA BOGOR. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (937kB)
[thumbnail of 2. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
2. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (355kB)
[thumbnail of 3. BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf] Text
3. BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf

Download (666kB)
[thumbnail of 4. BAB III METODOLOGI PENELITIAN.pdf] Text
4. BAB III METODOLOGI PENELITIAN.pdf

Download (643kB)
[thumbnail of 5. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.pdf] Text
5. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.pdf

Download (889kB)
[thumbnail of 6. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.pdf] Text
6. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.pdf

Download (448kB)
[thumbnail of 7. LAMPIRAN.pdf] Text
7. LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penyelidikan ilmiah ini dimaksudkan untuk mengkaji pengaruh motivasi
serta minat berkunjung wisatawan terhadap Joy of Missing Out (JOMO) di destinasi
wisata Kebun Raya Bogor. Fenomena Joy of Missing Out JOMO timbul sebagai
bentuk penangkalan terhadap Fear of Missing Out (FOMO) dan pariwisata massal
yang berdampak negatif pada lingkungan serta kesejahteraan psikologis wisatawan.
JOMO merepresentasikan kepuasan emosional yang diperoleh ketika wisatawan
secara sadar memilih pengalaman wisata yang lebih bermakna, tenang, dan tidak
terikat pada tekanan sosial maupun digital. Pendekatan yang dipakai bersifat
kuantitatif melalui survei dengan kuesioner yang disebarkan ke 110 wisatawan
Kebun Raya Bogor. Sampel diambil secara purposive dengan syarat responden
minimal 17 tahun, pernah berkunjung minimal satu kali, dan memiliki akses media
digital. Analisis data menggunakan regresi linier berganda melalui SPSS 25.
Temuan utama mengungkap bahwa motivasi wisatawan secara positif dan
signifikan memengaruhi Joy of Missing Out (JOMO) (signifikansi 0,003; koefisien
0,400). Minat berkunjung wisatawan juga terbukti berpengaruh positif dan
signifikan terhadap JOMO (signifikansi 0,000; koefisien 0,554). Bersama-sama,
kedua faktor tersebut secara signifikan memengaruhi JOMO (F hitung 66,097)
dengan R² sebesar 0,553 atau 55,3%, artinya motivasi dan minat kunjungan
menjelaskan 55,3% variasi JOMO. Temuan ini mengindikasikan bahwa Kebun
Raya Bogor memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata yang mendukung
konsep slow tourism dan wellness tourism, di mana wisatawan dapat memperoleh
pengalaman yang lebih mindful, bermakna, dan berkelanjutan tanpa dorongan untuk
membandingkan diri dengan orang lain atau mencari validasi sosial melalui media
sosial.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Motivasi Wisatawan, Minat Berkunjung, Joy of Missing Out (JOMO), Kebun Raya Bogor, Pariwisata Berkelanjutan
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HF Commerce
Divisions: Skripsi > Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Program Studi Pariwisata
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 27 Apr 2026 07:24
Last Modified: 27 Apr 2026 07:24
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15372

Actions (login required)

View Item View Item