ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESILIENSI REMAJA DALAM MENJAGA KESEHATAN MENTAL DI MAN 22 JAKARTA BARAT

ASTUTI, WIDYA INGGRIT JUNI (2026) ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESILIENSI REMAJA DALAM MENJAGA KESEHATAN MENTAL DI MAN 22 JAKARTA BARAT. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (521kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (799kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (634kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (608kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (444kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (4MB)

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan periode perkembangan yang krusial dan
rentan terhadap berbagai tekanan psikologis. Kondisi ini menuntut remaja memiliki
resiliensi yang baik sebagai faktor protektif dalam menjaga kesehatan mental. Organisasi
Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa sekitar 14% remaja di dunia mengalami
gangguan mental. Oleh karena itu penting untuk mengidentifikasi hubungan faktor-faktor
yang mempengaruhi resiliensi remaja dalam upaya menjaga kesehatan mental.
Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor-faktor yang
mempengaruhi resiliensi remaja dalam menjaga kesehatan mental di MAN 22 Jakarta
Barat.
Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dan metode cross-sectional.
Sampel penelitian sebanyak 71 responden yang dipilih menggunakan teknik Accidental
Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi CD-RISC, RSES, GSES, ERQ,
serta MSPSS. Analisis dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara
harga diri (p = 0,033), efikasi diri (p = 0,007), regulasi emosi (p = 0,004), hubungan
dukungan teman sebaya (p = 0,038) dengan resiliensi dan tidak terdapat hubungan yang
signifikan antara dukungan keluarga dengan resiliensi (p = 0,163).
Simpulan: Hasil menunjukkan bahwa adanya harga diri positif, efikasi diri tinggi,
kemuampuan regulasi emosi yang baik, keterlibatan keluarga dan teman sebaya membatu
remaja dalam menghadapi tekanan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya asosiasi yang
signifikan bermakna secara statistik antara variabel-variabel tersebut dengan resiliensi.
Saran: Pengelolaan harga diri, efikasi diri dan emosi remaja perlu didukung melalui
kegiatan sesuai bakat dan minat, serta komunikasi terbuka dengan teman sebaya dan
keluarga juga diperlukan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Miss Yulia Zahra Yamini
Date Deposited: 27 Apr 2026 02:53
Last Modified: 27 Apr 2026 02:53
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15308

Actions (login required)

View Item View Item