REMAJA, RESITA AULA (2026) PENGARUH EDUKASI TENTANG SLEEP HYGIENE TERHADAP KUALITAS TIDUR REMAJA DI SMPN 253 JAKARTA. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (542kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (625kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (625kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (611kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (523kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Kualitas tidur merupakan aspek krusial yang berperan dalam
menunjang kesehatan fisik dan psikologis remaja, sekaligus memengaruhi
kemampuan akademik mereka. Meskipun demikian, masih banyak remaja yang
mengalami permasalahan tidur akibat kebiasaan yang kurang sehat, seperti
penggunaan perangkat elektronik menjelang waktu tidur, jadwal tidur yang tidak
konsisten, serta minimnya pemahaman mengenai pentingnya penerapan sleep
hygiene yang baik.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang sleep
hygiene terhadap kualitas tidur remaja di SMPN 253 Jakarta.
Metodologi: Strategi pre-test dan post-test satu kelompok digunakan dalam
penelitian quasi-eksperimental ini. Sampel terdiri dari 90 siswa yang dipilih
menggunakan metode sampling yang disengaja. Indeks Kualitas Tidur Pittsburgh
(PSQI) digunakan untuk menilai kualitas tidur. Uji Wilcoxon kemudian digunakan
untuk menganalisis data yang diperoleh.
Hasil Penelitian: Sebelum intervensi, kualitas tidur memiliki nilai rata-rata 10,70
dan turun menjadi 4,13 setelah pelatihan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p
kurang dari 0,001, menandakan adanya perbedaan yang signifikan antara skor
sebelum dan setelah uji. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi tentang sleep
hygiene memiliki dampak yang signifikan terhadap peningkatan kualitas tidur pada
remaja.
Simpulan: Panduan tentang sleep hygiene yang baik Di SMPN 253 Jakarta, telah
terbukti bahwa mengajarkan remaja tentang sleep hygiene yang baik dapat
meningkatkan kualitas tidur mereka. Siswa mungkin mengembangkan kebiasaan
tidur yang lebih baik dan memiliki pemahaman yang lebih baik melalui edukasi
yang terstruktur.
Saran: Sekolah diharapkan dapat mengintegrasikan edukasi sleep hygiene ke
dalam program kesehatan sekolah. Tenaga kesehatan disarankan untuk melakukan
pendampingan dan evaluasi secara berkala. Penelitian selanjutnya dapat
berkontribusi pada kemajuan penelitian dengan memasukkan faktor-faktor lain
yang terkait dengan kualitas tidur dan meningkatkan ukuran sampel yang diteliti.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan |
| Depositing User: | Miss Yulia Zahra Yamini |
| Date Deposited: | 24 Apr 2026 11:33 |
| Last Modified: | 24 Apr 2026 11:33 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15293 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
