HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN DERAJAT HIPERTENSI PADA LANSIA DI STW RIA PEMBANGUNAN CIBUBUR

KHAIRUNISA, PUTRI (2026) HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN DERAJAT HIPERTENSI PADA LANSIA DI STW RIA PEMBANGUNAN CIBUBUR. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (475kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf

Download (430kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf

Download (510kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf

Download (527kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf

Download (431kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf

Download (334kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama pada lansia
dengan prevalensi yang terus meningkat. Menurut World Health Organization
(WHO) 32,7% populasi dunia menderita hipertensi dan angka ini diperkirakan
meningkat menjadi 35,2% pada tahun 2025. Di Indonesia, prevalensi hipertensi
pada lansia usia ≥ 60 tahun masih tinggi, Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun
2023 dengan prevalensi 63,8% pada usia 65–74 tahun dan 69,5% pada usia ≥ 75
tahun. Selain faktor usia, status gizi dan tingkat pengetahuan turut berperan dalam
memengaruhi derajat hipertensi pada lansia.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara status gizi dan tingkat pengetahuan dengan
derajat hipertensi pada lansia di STW Ria Pembangunan Cibubur.
Metode Penelitian: Kuantitatif menggunakan desain cross-sectional dengan
jumlah sampel 42 lansia penderita hipertensi. Uji statistik yang digunakan adalah
uji Chi square dengan instrumen penelitian status gizi (IMT) dan kuesioner tingkat
pengetahuan (HK-LS)
Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa sebagian besar lansia memiliki status gizi
normal (42.9%), tingkat pengetahuan tinggi (83,3%), dan derajat hipertensi
terbanyak adalah hipertensi derajat 1 (71.4%). Mayoritas lansia dengan status gizi
normal (50%) dan pengetahuan tinggi (80%) berada pada hipertensi derajat 1.
Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan status gizi dengan derajat hipertensi
pada lansia diperoleh P-value 0,034 < (0,05). Terdapat hubungan tingkat
pengetahuan dengan derajat hipertensi pada lansia diperoleh P-value 0,020 < (0,05).
Saran: Lansia diharapkan mampu mempertahankan status gizinya, menerapkan
gaya hidup sehat, melakukan aktivitas fisik secara rutin, serta meningkatkan
pengetahuan dan kepatuhan terhadap pengobatan hipertensi guna mencegah
terjadinya komplikasi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Miss Yulia Zahra Yamini
Date Deposited: 24 Apr 2026 11:03
Last Modified: 24 Apr 2026 11:03
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15291

Actions (login required)

View Item View Item