ANALISIS KEJADIAN HIPERBILIRUBINEMIA PADA NEONATUS DI RUANG PERINATOLOGI RSUD BUDHI ASIH HALAMAN SAMPUL

NOVIANTI, - (2026) ANALISIS KEJADIAN HIPERBILIRUBINEMIA PADA NEONATUS DI RUANG PERINATOLOGI RSUD BUDHI ASIH HALAMAN SAMPUL. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (504kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (512kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (839kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (644kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (259kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (4MB)

Abstract

Latar Belakang: Hiperbilirubinemia merupakan masalah kesehatan utama pada
bayi baru lahir, dengan prevalensi global mencapai 2-3% pada bayi yang dirawat di
rumah sakit dan angka kejadian di Indonesia sekitar 20-29% berdasarkan data
Riskesdas. Kondisi ini dapat berujung pada komplikasi serius seperti kernikterus
dan gangguan neurologis permanen jika tidak ditangani dengan tepat.
Tujuan: Menganalisis kejadian hiperbilirubinemia pada neonatus di Ruang
Perinatologi RSUD Budhi Asih.
Metodologi: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain
deskriptif korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian
dilakukan di Ruang Perinatologi RSUD Budhi Asih dengan total sampling
sebanyak 64 responden menggunakan lembar kuesioner dan lembar observasi.
Metode analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat.
Hasil Penelitian: Menunjukkan terdapat hubungan antara usia gestasi (p-value
0,011), berat badan lahir (p-value 0,030), riwayat asfiksia (p-value 0,046), asupan
ASI (p-value 0,043), inkompatibilitas golongan darah (p-value 0,013), tingkat
pengetahuan ibu (p-value 0,028) dengan kejadian hiperbilirubinemia. Selain itu,
tidak terdapat hubungan antara jenis persalinan (p- value 0,213) dan jenis kelamin
(p-value 0,310) dengan kejadian hiperbilirubinemia.
Simpulan: Terdapat hubungan antara usia gestasi, berat badan lahir, riwayat
asfiksia, asupan ASI, inkompatibilitas golongan darah dan tingkat pengetahuan ibu
dengan kejadian hiperbilirubinemia di Ruang Perinatologi RSUD Budhi asih.
Saran: Bagi perawat dan orangtua diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan
terhadap faktor risiko dan tanda hiperbilirubinemia sehingga deteksi dini dan
penatalaksanaan dapat dilakukan secara tepat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Miss Yulia Zahra Yamini
Date Deposited: 24 Apr 2026 10:56
Last Modified: 24 Apr 2026 10:56
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15290

Actions (login required)

View Item View Item