HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KEMANDIRIAN DAN FUNGSI KOGNITIF DENGAN RISIKO JATUH PADA LANSIA DI SASANA TRESNA WERDA CIBUBUR

HAPSARI, IRAWATI (2026) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KEMANDIRIAN DAN FUNGSI KOGNITIF DENGAN RISIKO JATUH PADA LANSIA DI SASANA TRESNA WERDA CIBUBUR. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (375kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (498kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (376kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (397kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (347kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi risiko jatuh pada lansia setiap tahunnya terus meningkat, baik di Indonesia maupun di dunia. Tingkat kemandirian dan fungsi kognitif merupakan faktor penting yang berperan dalam meningkatkan risiko jatuh pada lansia, karena penurunan kemampuan fungsional dan kognitif dapat memengaruhi keseimbangan, mobilitas, serta kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.

Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan serta wawasan terkait pemahaman permasalahan kesehatan lansia, khususnya mengenai hubungan antara tingkat kemandirian dan fungsi kognitif lansia dengan risiko jatuh, sehingga dapat menjadi dasar untuk upaya pencegahan jatuh.

Metodologi: Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 63 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Terdapat tiga instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu kuesioner pengukuran risiko jatuh pada lanjut usia, kuesioner Instrumen Indeks Barthel Modifikasi, dan kuesioner Mini-Mental State Examination (MMSE). Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk melihat adanya hubungan antara tingkat kemandirian dan fungsi kognitif dengan risiko jatuh pada lansia.

Hasil Penelitian: Terdapat hubungan antara tingkat kemandirian dengan risiko jatuh dengan nilai p-value sebesar 0,042. Dan terdapat hubungan pula antara fungsi kognitif dengan risiko jatuh pada lansia dengan nilai p-value 0,025.

Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kemandirian dan fungsi kognitif dengan risiko jatuh pada lansia.

Saran: Lansia diharapkan agar dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko jatuh dengan cara aktif mengikuti kegiatan fisik yang sesuai dengan kemampuannya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 24 Apr 2026 08:53
Last Modified: 14 Jul 2026 03:13
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15281

Actions (login required)

View Item View Item