HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN SELF EFFICACY DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT LANSIA DIABETES MELITUS DI WILAYAH UPTD PUSKESMAS ABADIJAYA

HANA, ERVINA PUTRI AULIA (2026) HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN SELF EFFICACY DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT LANSIA DIABETES MELITUS DI WILAYAH UPTD PUSKESMAS ABADIJAYA. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (446kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (581kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (503kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (610kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (365kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis metabolik dengan
angka kejadian yang terus meningkat dan menjadi salah satu penyebab utama
kematian di dunia. Ketidakpatuhan minum obat menjadi faktor penting yang
memicu komplikasi dan memperburuk kondisi pasien diabetes melitus. Kepatuhan
minum obat dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu dukungan keluarga dan self
efficacy.
Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga
dan self efficacy dengan tingkat kepatuhan minum obat pada lansia diabetes melitus
di wilayah UPTD Puskesmas Abadijaya.
Metodologi: penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Sampel dalam
penelitian ini berjumlah 269 pasien lansia dengan diabetes melitus tipe 2. Teknik
pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian
terdiri dari kuesioner dukungan keluarga menggunakan Hensarling Diabetes
Family support Scale (HDFSS), kuesioner self efficacy menggunakan Diabetes
Management Self-Efficacy Scale (DMSES) dan kuesioner kepatuhan minum obat
menggunakan Morisky Medication Adherence Scale-8 Item (MMAS-8). Kuesioner
ini sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas dengan nilai koefisien Cronbach’s
alpha 0,834.
Hasil Penelitian: hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan
dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat p-value 0,001 dan
terdapat hubungan self efficacy dengan tingkat kepatuhan minum obat p-value
0,001.
Simpulan: Adanya hubungan dukungan keluarga dan self efficacy dengan tingkat
kepatuhan minum obat pada lansia diabetes melitus di wilayah UPTD Puskesmas
Abadijaya.
Saran: Tenaga kesehatan diharapkan mengembangkan intervensi edukatif,
pendampingan keluarga pasien lansia dengan diabetes melitus tipe 2, program
pemberdayaan seperti support group dan pelatihan manajemen diri untuk penderita
diabetes melitus tipe 2.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 24 Apr 2026 06:58
Last Modified: 24 Apr 2026 06:58
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15264

Actions (login required)

View Item View Item