Sriharyanti, Ririn (2026) FAKTOR PARENTING TERHADAP TUMBUH KEMBANG ANAK USIA DI BAWAH LIMA TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA SERANG BANTEN TAHUN 2025. Masters thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER RIRIN BARU.pdf Download (858kB) |
|
|
Text
CD BAB 1.pdf Download (311kB) |
|
|
Text
CD BAB 2 TERBARU.pdf Download (503kB) |
|
|
Text
CD BAB 3.pdf Download (514kB) |
|
|
Text
CD BAB 4pdf.pdf Download (740kB) |
|
|
Text
CD BAB 5.pdf Download (265kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA,LAMPIRAN DAN TURNITIN.pdf Download (5MB) |
Abstract
Tumbuh kembang anak usia dini merupakan fondasi penting dalam
perkembangan anak, terutama dalam aspek emosional, sosial, kognitif, dan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor-faktor parenting, seperti pola asuh, keterlibatan orang tua, penggunaan handphone, nilai budaya keluarga, dan kesehatan mental ibu, dengan tumbuh kembang anak usia 3–
5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Kota Serang, Banten. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 130 ibu yang memiliki anak balita, yang dipilih melalui teknik stratified cluster sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur faktor-faktor parenting dan perkembangan anak yang diukur dengan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Hasil analisis menunjukkan bahwa pola asuh demokratis memiliki korelasi positif yang signifikan dengan perkembangan emosi (r = 0.45, p < 0.01), kognitif (r = 0.43, p < 0.01), sosial (r =
0.49, p < 0.01), dan kemandirian (r = 0.40, p < 0.01). Kesehatan mental ibu berhubungan positif dengan perkembangan emosional (r = 0.46, p < 0.01) dan kemandirian (r = 0.43, p < 0.01). Keterlibatan ibu dalam aktivitas pengasuhan memiliki hubungan kuat dengan perkembangan sosial (r = 0.47, p < 0.01) dan kognitif (r = 0.44, p < 0.01). Sebaliknya, penggunaan handphone yang berlebihan pada balita memiliki korelasi negatif terhadap perkembangan emosi (r = -0.34, p <
0.05) dan kognitif (r = -0.29, p < 0.05). Hasil regresi linier berganda menunjukkan bahwa keterlibatan ibu, pola asuh, dan kesehatan mental ibu adalah variabel dominan yang mempengaruhi tumbuh kembang balita. Penelitian ini memberikan dasar untuk merancang program pengasuhan berbasis keluarga untuk meningkatkan kualitas pengasuhan, terutama pada keluarga dengan risiko rendah terhadap kualitas pengasuhan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Parenting, pola asuh, kesehatan mental ibu, tumbuh kembang, balita. |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | Tesis dan Disertasi > Sekolah Pasca Sarjana > Program Studi S2 Kebidanan |
| Depositing User: | Irna Irna Yunita |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 06:28 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 06:28 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15231 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
