ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. F DI TPMB Bdn.RAHAYU DWI KANTHI, S.ST., M.Keb., KARAWANG JAWA BARAT

INDRIANI, IRNI (2026) ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. F DI TPMB Bdn.RAHAYU DWI KANTHI, S.ST., M.Keb., KARAWANG JAWA BARAT. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. BAB I.pdf] Text
2. BAB I.pdf

Download (143kB)
[thumbnail of 3. BAB II.pdf] Text
3. BAB II.pdf

Download (918kB)
[thumbnail of 4. BAB III.pdf] Text
4. BAB III.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 5. BAB IV.pdf] Text
5. BAB IV.pdf

Download (16kB)
[thumbnail of 6. BAB V.pdf] Text
6. BAB V.pdf

Download (15kB)
[thumbnail of 7. LAMPIRAN.pdf] Text
7. LAMPIRAN.pdf

Download (3MB)

Abstract

Asuhan Kebidanan Berkesinambungan (Continuity of Midwifery Care/CoMC)
merupakan model pelayanan kebidanan yang diberikan secara komprehensif dan
berkelanjutan kepada perempuan sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru
lahir, neonatus, hingga pelayanan keluarga berencana. Tujuan penulisan laporan
ini adalah untuk melaksanakan dan mendeskripsikan asuhan kebidanan
berkesinambungan pada Ny. F di TPMB Rahayu Dwi Kanthi, S.ST., M.Keb., Bdn
Karawang Jawa Barat, serta menerapkan asuhan kebidanan dan asuhan
komplementer sesuai dengan kebutuhan ibu dan bayi. Metode yang digunakan
dalam laporan ini adalah studi kasus dengan pendekatan manajemen Varney dan
pendokumentasian SOAP. Asuhan diberikan secara berkesinambungan mulai dari
masa kehamilan trimester III, persalinan, masa nifas, perawatan bayi baru lahir dan
neonatus, hingga pelayanan keluarga berencana. Hasil selama masa kehamilan, Ny.
F melakukan pemeriksaan antenatal care secara rutin dan tidak ditemukan
komplikasi. Persalinan berlangsung secara normal dan spontan, dengan kala I
hingga kala IV berjalan fisiologis tanpa penyulit. Bayi lahir dalam kondisi baik,
menangis kuat, dan tidak ditemukan kelainan. Pada masa nifas dilakukan empat kali
kunjungan, dan pada kunjungan KF 3 ditemukan masalah produksi ASI berkurang,
yang kemudian ditangani dengan asuhan komplementer berupa pijat oksitosin
sehingga produksi ASI meningkat. Asuhan bayi baru lahir dan neonatus
dilakukantiga kali kunjungan, dengan hasil bayi dalam kondisi sehat dan tidak
ditemukan kelainan atau kecacatan. Pada kunjungan neonatus akhir diberikan
asuhan komplementer berupa pijat bayi untuk mendukung relaksasi dan tumbuh
kembang bayi. Di akhir rangkaian asuhan, ibu diberikan konseling dan pelayanan
keluarga berencana sesuai kebutuhan dan kondisinya. Simpulan penerapan
Continuity of Midwifery Care secara komprehensif dan berkelanjutan mampu
memantau kondisi kesehatan ibu dan bayi secara optimal, mendeteksi serta
menangani masalah secara dini, serta meningkatkan kenyamanan, kepuasan, dan
kualitas pelayanan kebidanan. Penerapan asuhan komplementer seperti pijat
oksitosin dan pijat bayi terbukti memberikan manfaat dalam mendukung
keberhasilan menyusui dan tumbuh kembang bayi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Bidan
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 22 Apr 2026 09:00
Last Modified: 22 Apr 2026 09:00
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15221

Actions (login required)

View Item View Item