Khoirinissa, Laela (2026) PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI JUS JAMBU BIJI (Psidium guajava), TOMAT (Solanum lycopersicum) DAN MADU AKASIA (Acacia crassicarpa) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN REMAJA PUTRI DI BEKASI. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (633kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (207kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (393kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (309kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (234kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (188kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Anemia defisiensi zat besi merupakan masalah kesehatan utama
pada remaja putri akibat siklus menstruasi dan pola makan yang tidak seimbang.
Kondisi ini berdampak pada penurunan imunitas, konsentrasi belajar, dan prestasi
akademik. Penanggulangan anemia umumnya dilakukan melalui pemberian tablet
Fe, namun efek samping yang ada menjadi kendala pada kepatuhan konsumsi yang
rendah. Oleh karena itu, diperlukan alternatif terapi non farmakologis yang aman
dan efektif untuk membantu meningkatkan kadar hemoglobin.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian
kombinasi jus jambu biji (Psidium guajava), tomat (Solanum lycopersicum), dan
madu akasia (Acacia crassicarpa) terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada
remaja putri di Bekasi.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi
experiment menggunakan rancangan two group pre test and post test design.
Sampel penelitian berjumlah 36 responden yang dipilih melalui teknik purposive
sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi serta kelompok kontrol.
Instrumen penelitian menggunakan Hb meter Easy touch, SOP, dan lembar
observasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Independent Sample T Test.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian diperoleh Kelompok intervensi mengalami
peningkatan rata rata kadar hemoglobin sebesar 1,283 g/dL, sedangkan kelompok
kontrol mengalami peningkatan sebesar 0,577 g/dL. Hasil uji statistik menunjukkan
nilai p-value 0,024 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan
antara kedua kelompok.
Simpulan: Pemberian kombinasi jus jambu biji, tomat, dan madu akasia efektif
dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri.
Saran: Institusi pendidikan disarankan dapat mengintegrasikan temuan ini ke
dalam program pengabdian masyarakat untuk edukasi pencegahan anemia. Bagi
masyarakat, kombinasi jus ini dapat diadopsi sebagai alternatif intervensi nonfarmakologis
yang alami, ekonomis, dan efektif dalam meningkatkan kadar
hemoglobin remaja putri.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Kebidanan |
| Depositing User: | Irna Irna Yunita |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 07:04 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 07:04 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15195 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
