PENGARUH INTERVENSI EDUKASI KESEHATAN DAN SENAM KEBUGARAN TERHADAP GEJALA PERIMENOPAUSE PADA PEREMPUAN DI PUSKESMAS KECAMATAN LIMO

WIDYANINGRUM, PRATIWI (2026) PENGARUH INTERVENSI EDUKASI KESEHATAN DAN SENAM KEBUGARAN TERHADAP GEJALA PERIMENOPAUSE PADA PEREMPUAN DI PUSKESMAS KECAMATAN LIMO. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of cover baru.pdf] Text
cover baru.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (106kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (285kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (159kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (182kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (63kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Masa perimenopause merupakan fase transisi fisiologis yang
ditandai oleh fluktuasi hormon dan munculnya gejala vasomotor, psikologis, serta
urogenital pada sekitar 70–80% perempuan usia 40–55 tahun. Gejala tersebut dapat
menurunkan kualitas hidup dan produktivitas. Di wilayah Puskesmas Kecamatan
Limo, jumlah perempuan usia perimenopause cukup besar sehingga diperlukan
intervensi promotif dan preventif non-farmakologis, seperti edukasi kesehatan dan
aktivitas fisik terstruktur, untuk membantu pengelolaan gejala perimenopause.
Tujuan: Mengetahui pengaruh intervensi edukasi kesehatan dan senam kebugaran
terhadap gejala perimenopause pada perempuan di Puskesmas Kecamatan Limo.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pretest–
posttest with control group design. Sampel berjumlah 60 perempuan
perimenopause yang dibagi menjadi kelompok intervensi (n=30) dan kelompok
kontrol (n=30) melalui teknik total sampling. Pengukuran gejala menggunakan
kuesioner Menopause Rating Scale (MRS). Kelompok intervensi mendapatkan
edukasi kesehatan dan senam kebugaran tiga kali per minggu selama enam minggu,
sedangkan kelompok kontrol menerima pelayanan rutin. Analisis data dilakukan
menggunakan paired t-test dan independent t-test. Hasil: Rata-rata skor MRS
kelompok intervensi menurun secara signifikan dari 23,63 menjadi 13,17 (p<0,05),
sedangkan kelompok kontrol mengalami penurunan dari 24,73 menjadi 20,37. Uji
independent t-test menunjukkan perbedaan bermakna antara kedua kelompok pada
posttest (p<0,05). Simpulan: Edukasi kesehatan dan senam kebugaran berpengaruh
signifikan dalam menurunkan gejala perimenopause. Saran: Intervensi ini
direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam program promotif dan preventif
pelayanan kesehatan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Kebidanan
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 22 Apr 2026 06:51
Last Modified: 22 Apr 2026 06:51
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15193

Actions (login required)

View Item View Item