FARREL, MAULANA JUNDI (2026) HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN DERAJAT HIPERTENSI PADA USIA DEWASA DI PUSKESMAS CIRACAS JAKARTA TIMUR. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (905kB) |
|
|
Text
BAB 1 (1).pdf Download (322kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (454kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (413kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (395kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (306kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada
usia dewasa yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi apabila tidak
dikendalikan dengan baik. Aktivitas fisik dan kebiasaan merokok merupakan faktor
yang berperan dalam derajat hipertensi. Prevalensi hipertensi di Indonesia
mencapai 36%. Dari Riset Kesehatan Dasar Indonesia, prevalensi hipertensi sebesar
34.1%.
Tujuan: Mengetahui hubungan aktivitas fisik dan kebiasaan merokok dengan
derajat hipertensi pada usia dewasa di Puskesmas Ciracas Jakarta Timur.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan
analitik observasional melalui metode cross sectional. Sampel dalam penelitian ini
berjumlah 88 pasien hipertensi usia dewasa. Teknik pengambilan sampel
menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari rekam medis
tekanan darah terakhir saat pengambilan data dan dioperasionalkan berdasarkan
JNC 7 dan lembar kuesioner aktivitas fisik menggunakan Global Physical Activity
Questionnaire (GPAQ), lembar kuesioner kebiasaan merokok menggunakan
Glover–Nilsson Smoking Behaviour Questionnaire (GN-SBQ). Analisis data
dilakukan menggunakan uji Chi-Square.
Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa paling banyak responden memiliki aktivitas
fisik kategori sedang sebesar 39,8%, responden tidak merokok sebesar 70,5%, dan
responden hipertensi derajat 1 sebesar 61,4%. Uji Chi-Square menunjukkan
terdapat hubungan yang signifikan aktivitas fisik dengan derajat hipertensi
(p=<0,05), sedangkan kebiasaan merokok tidak menunjukkan hubungan yang
signifikan dengan derajat hipertensi (p=>0,05).
Simpulan: Ada hubungan aktivitas fisik dengan derajat hipertensi dan tidak ada
hubungan kebiasaan merokok dengan derajat hipertensi pada usia dewasa di
Puskesmas Ciracas Jakarta Timur.
Saran: Perawat diharapkan dapat berperan aktif dalam upaya promotif dan
preventif melalui pemberian edukasi serta motivasi kepada pasien hipertensi untuk
melakukan aktivitas fisik secara teratur guna mengendalikan derajat hipertensi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan |
| Depositing User: | Irna Irna Yunita |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 08:07 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 04:07 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15170 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
