ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. R DENGAN GANGGUAN PRODUKSI ASI DI RUMAH SAKIT TK. IV 16.07.01 TNI AD KOTA TERNATE MALUKU UTARA

Minangkabau, Siti Mawaddah (2026) ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. R DENGAN GANGGUAN PRODUKSI ASI DI RUMAH SAKIT TK. IV 16.07.01 TNI AD KOTA TERNATE MALUKU UTARA. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (548kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (545kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (543kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (3MB)

Abstract

Continuity of Care (COMC) merupakan pelayanan yang bertujuan untuk menjalin
kemitraan antara bidan dan klien sehingga bidan dapat bermitra secara
berkesinambungan sampai usia produktif serta untuk mencegah secara dini segala
jenis risiko yang akan terjadi dari kehamilan persalinan dan melahirkan sampai 6
minggu pertama postpartum. Tujuan CoMC ini adalah melakukan manajemen
asuhan berkesinambungan pada Ny.R Di Rumah Sakit Tk. IV 16.07.01 TNI AD
Kota Ternate, Maluku Utara Tahun 2025. Asuhan ini menggunakan studi kasus
yang diberikan kepada Ny. R sejak kehamilan, persalinan, nifas, neonatal, serta
penerapan asuhan komplementer berupa relaksasi pernapasan, eflleurage massage,
pijat oksitosin dan pijat bayi. Hasil diperoleh bahwa Ny. R selama kehamilan
berlangsung dengan baik, hal ini sesuai dengan standar minimal kunjungan ANC
(Antenatal Care) yaitu sebanyak 6 kali. Namun pada Trimester III memasuki fase
inpartu, Ny. R mengalami kecemasan sehingga diajarkan tekhnik Relaksasi
Pernapasan. Persalinan berlangsung pada usia kehamilan aterm secara spontan
pervaginam pada 7 November 2025. Tidak ditemukan penyulit persalinan, namun
ibu mengeluhkan nyeri perut yang sangat hebat hingga menjalar ke punggung
sehingga diberikan terapi effleurage massage. Lama waktu persalinan 6 jam 20
menit. Pemantauan masa nifas dilakukan hingga 42 hari, proses involusio berjalan
dengan baik. Setelah dilakukan konseling mengenai KB (Keluarga Berencana), ibu
memutuskan menggunakan kontrasepsi Implan 3 Tahun (Levonorgestrel) di
kunjungan Nifas hari ke 42, namun pada hari ke 7 ASI Ny. R belum lancar sehingga
dilakukan pijat oksitosin. BBL menangis kuat, tonus otot aktif, warna kulit
kemerahan, jenis kelamin perempuan, bayi sudah mendapatkan imunisasi HB0, Vit
K dan salap mata. telah dilakukan IMD selama 1 jam. Selama masa neonatal
dilakukan pemantauan dan pijat bayi untuk stimulasi pertumbuhan.
Kesimpulan: Pada fase kehamilan, persalinan, nifas, BBL- neonatal Ny. R
berlangsung secara normal, semua masalah dapat teratasi dengan asuhan terapi
komplementer. Diharapkan penerapan asuhan berkesinambungan dan
komplementer sebagai pendamping asuhan dapat diterapkan pada setiap ibu yang
memeriksakan kehamilannya di Rumah Sakit Tk. IV 16.07.01 TNI AD Kota
Ternate, Maluku Utara, sehingga kesehatan dan keselamatan ibu dan bayi semakin
meningkat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Bidan
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 21 Apr 2026 07:53
Last Modified: 21 Apr 2026 07:53
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15169

Actions (login required)

View Item View Item