ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI PENERAPAN CALCIUM ALGINATE SEBAGAI SECONDARY DRESSING PADA KLIEN DEWASA DENGAN DIAGNOSA MEDIS ULKUS DIABETIKUM PADA FASE PROLIFERASI DI RMC DEPOK

Amanda, Lia (2026) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI PENERAPAN CALCIUM ALGINATE SEBAGAI SECONDARY DRESSING PADA KLIEN DEWASA DENGAN DIAGNOSA MEDIS ULKUS DIABETIKUM PADA FASE PROLIFERASI DI RMC DEPOK. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (395kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (998kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (425kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (429kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (360kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (902kB)

Abstract

Latar Belakang: Ulkus diabetikum terjadi pada sekitar 25% penderita diabetes
melitus, dengan prevalensi ulkus diabetikum di Indonesia sebesar 7,3%, dan berdampak pada aspek fisik, psikologis, sosial, serta ekonomi. Perawatan luka menerapkan prinsip moist wound healing, yaitu menjaga kelembapan lingkungan luka untuk mempercepat penyembuhan dan mendukung epitelisasi. Calcium alginate merupakan balutan non-woven dari ganggang cokelat yang berfungsi menyerap eksudat, mendukung pembentukan jaringan granulasi dan epitelisasi, serta melindungi jaringan baru yang masih rapuh sehingga dapat menjadi pilihan balutan dalam manajemen proliferasi.
Tujuan: Analisis asuhan keperawatan pemberian calcium alginate sebagai secondary dressing pada fase proliferasi terhadap pasien dengan ulkus diabetikum di RMC Depok.
Hasil: Pemberian calcium alginate sebagai secondary dressing digunakan pada Tn. I dan Ny. E satu kali dalam seminggu. Perubahan luka dapat dilihat setelah penggunaan calcium alginate sebagai secondary dressing pada pasien dengan ulkus diabetikum. Pada Tn. I dan Ny. E terdapat perubahan hasil ditandai dengan perubahan jumlah dan tipe eksudat, meningkatnya jaringan granulasi dan epitelisasi, serta penurunan luas permukaan luka.
Simpulan dan Saran: Penggunaan calcium alginate sebagai secondary dressing efektif untuk mengatasi eksudat pada luka dan mendukung pembentukan jaringan granulasi dan epitelisasi. Proses penyembuhan luka perlu diimbangi dengan pola
hidup sehat, nutrisi yang baik, dan dukungan keluarga.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: ulkus diabetikum, calcium alginate, secondary dressing, fase proliferasi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 20 Apr 2026 07:26
Last Modified: 20 Apr 2026 07:26
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15147

Actions (login required)

View Item View Item