PENGARUH FOREIGN DIRECT INVESTMENT, BELANJA PEMERINTAH, DAN INFLASI TERHADAP LOCAL TAX RATIO DENGAN TINGKAT KORUPSI SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris Provinsi di Indonesia Tahun 2015-2024)

Briliansyah, Lalu Hizby (2026) PENGARUH FOREIGN DIRECT INVESTMENT, BELANJA PEMERINTAH, DAN INFLASI TERHADAP LOCAL TAX RATIO DENGAN TINGKAT KORUPSI SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris Provinsi di Indonesia Tahun 2015-2024). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover (Cover, Lembar Penunjang, Abstrak, Daftar Isi).pdf] Text
Cover (Cover, Lembar Penunjang, Abstrak, Daftar Isi).pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (480kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (414kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (502kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (229kB)
[thumbnail of LAMPIRAN (Daftar Pustaka, Lampiran, iThenticate TA, LOA Jurnal, Turnitin Jurnal).pdf] Text
LAMPIRAN (Daftar Pustaka, Lampiran, iThenticate TA, LOA Jurnal, Turnitin Jurnal).pdf

Download (888kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Foreign Direct
Investment (FDI), belanja pemerintah, dan inflasi terhadap local tax ratio di Indonesia, sekaligus meneliti apakah Tingkat korupsi memengaruhi hubungan tersebut. Local Tax Ratio digunakan sebagai indikator parsial upaya pemungutan pajak daerah, yang mencerminkan efektivitas pemerintah daerah dalam memobilisasi pendapatan pajak daerah dalam batasan kelembagaan desentralisasi fiskal. Dengan menggunakan data panel seimbang dari 33 provinsi di Indonesia selama periode 2015–2024, studi ini menerapkan analisis regresi moderasi (MRA) untuk menguji efek langsung dan interaksi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa belanja pemerintah memiliki pengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap rasio pajak daerah, sedangkan inflasi memberikan pengaruh negatif yang signifikan. Pengaruh FDI positif dalam estimasi dasar tetapi kehilangan signifikansi statistik setelah memperhitungkan interaksi tingkat korupsi. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa korupsi secara signifikan memoderasi hubungan antara pengeluaran pemerintah dan rasio pajak daerah dengan melemahkan dampak fiskal positifnya, sementara efek moderasinya pada hubungan yang melibatkan FDI dan inflasi tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas tata kelola dan manajemen keuangan publik sangat penting untuk meningkatkan efektivitas belanja publik dalam memperkuat rasio pajak daerah, sekaligus menyoroti keterbatasan struktural yang dihadapi pemerintah daerah dalam menerjemahkan investasi dan kondisi makroekonomi menjadi pendapatan pajak yang lebih tinggi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Skripsi > Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Program Studi Akuntansi
Depositing User: Vira Desintha Larasati
Date Deposited: 16 Apr 2026 07:12
Last Modified: 16 Apr 2026 07:53
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15104

Actions (login required)

View Item View Item