KARAKTERISTIK SIFAT KIMIA TANAH GAMBUT DAN PERTUMBUHAN KELAPA SAWIT DI DESA SEGATI, KECAMATAN LANGGAM, KABUPATEN PELALAWAN, PROVINSI RIAU

Sinaga, Rizky Septiadi (2025) KARAKTERISTIK SIFAT KIMIA TANAH GAMBUT DAN PERTUMBUHAN KELAPA SAWIT DI DESA SEGATI, KECAMATAN LANGGAM, KABUPATEN PELALAWAN, PROVINSI RIAU. Masters thesis, Fakultas Biologi dan Pertanian.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (268kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (410kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (868kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (255kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Desa Segati didominasi oleh tanah gambut dimana didayagunakan dalam
pertanian kelapa sawit. Pengelolaan lahan yang kurang optimal menurunkan
kualitas kimia tanah yang berdampak pada produktivitas tanaman. Penelitian ini
bermaksud mengkaji karakteristik sifat kimia tanah gambut dalam tanah pertanian
kelapa sawit pada Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan,
Provinsi Riau. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey lapang, pengumpulan
sampel laham guna dikaji sifat kimia lahan dan pengamatan diameter batang
tumbuhan kelapa sawit dalam mengetahui korelasi sifat kimia lahan dengan
pertumbuhan tumbuhan kelapa sawit. Contoh tanah diambil dalam empat titik lahan
kelapa sawit dari intensitas 0-20 cm serta 20-40 cm. Berdasarkan hasil kajian
regresi linier, unsur hara pH, C-organik, N, P, KTK, K, Na, Ca, serta Mg secara
bersama-sama berdampak asli terkait pertumbuhan diameter batang kelapa sawit,
dengan nilai adjusted R² sebesar 0,8070. Artinya, 80,70% variasi diameter batang
dapat dijelaskan oleh sifat kimia tanah. Sehingga meskipun tanah tergolong subur,
pengelolaan hara dan pH tanah perlu diperbaiki agar pertumbuhan kelapa sawit
lebih optimal. Jumlah unsur hara makro seperti P, K, serta Mg dimana berbeda
lokasi memengaruhi pertumbuhan tanaman. Lokasi dengan kandungan hara yang
lebih tinggi (P2 dan P3), memiliki diameter batang tanaman dimana sengat besar
dibandingkan pada tumbuhan lokasi tersebut (P1 serta P4)

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Skripsi > Fakultas Biologi dan Pertanian > Program Studi S1 Agroteknologi
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 15 Apr 2026 04:40
Last Modified: 15 Apr 2026 07:39
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14996

Actions (login required)

View Item View Item