REPRESENTATION OF TOXIC RELATIONSHIP BEHAVIORAL SIGNS IN THE FILM "SAMPAI NANTI HANNA" SEMIOTIC ANALYSIS BY CHRISTIAN METZ

Habibillah, Nofal (2026) REPRESENTATION OF TOXIC RELATIONSHIP BEHAVIORAL SIGNS IN THE FILM "SAMPAI NANTI HANNA" SEMIOTIC ANALYSIS BY CHRISTIAN METZ. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (977kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (603kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (572kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (468kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (431kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (955kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi tanda perilaku toxic
relationship antara tokoh Hanna dan Arya dalam film Sampai Nanti, Hanna. Film
sebagai media komunikasi massa tidak hanya merekam realitas, tetapi juga
mengonstruksi makna melalui sistem tanda visual dan naratif. Penelitian ini
menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif deskriptif.
serta analisis semiotika film Christian Metz, khususnya melalui struktur
sintagmatik seperti autonomous shot, descriptive syntagma, scene syntagma,
ordinary sequence, parallel syntagma, bracket syntagma, alternate syntagma, dan
episodic sequence. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi berupa
potongan adegan yang merepresentasikan perilaku relasi tidak sehat. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa toxic relationship dalam film direpresentasikan
melalui kekerasan verbal dan nonverbal yang berlangsung secara sistematis dan
berulang dalam dinamika rumah tangga. Kekerasan verbal ditampilkan melalui
ujaran merendahkan, bentakan, dan delegitimasi peran perempuan, sedangkan
kekerasan nonverbal direpresentasikan melalui ekspresi wajah, gestur tubuh,
komposisi visual, serta sudut pengambilan gambar yang menegaskan ketimpangan
relasi kuasa. Melalui struktur sintagmatik, film membangun makna bahwa relasi
toxic bukan sekadar konflik insidental, melainkan pola dominasi emosional dan
kontrol psikologis yang terstruktur serta berdampak pada kesejahteraan individu
dan keluarga. Dengan demikian, film Sampai Nanti, Hanna merepresentasikan
toxic relationship sebagai fenomena sosial yang kompleks dan berkaitan dengan
ketimpangan kuasa dalam relasi domestik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: N Fine Arts > N Visual arts (General) For photography, see TR
P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 14 Apr 2026 04:16
Last Modified: 14 Apr 2026 04:16
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14978

Actions (login required)

View Item View Item