CAMIL, FAISAL IHSAN (2026) STUDI PRETREATMENT MEKANIK LIMBAH PLASTIK PET DAN LIGNIN UNTUK PROSES CO-PYROLYSIS. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (616kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (170kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (483kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (159kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Limbah plastik Polyethylene Terephthalate (PET) dan lignin merupakan dua jenis
limbah yang tersedia dalam jumlah besar namun belum dimanfaatkan secara optimal.
Proses co-pyrolysis menjadi salah satu pendekatan yang menjanjikan untuk
mengkonversi keduanya menjadi produk karbon bernilai tinggi. Tantangan utama
dalam proses ini adalah perbedaan sifat fisik yang kontras antara PET yang bersifat
ulet dan lignin yang bersifat rapuh, sehingga diperlukan tahap pretreatment untuk
meningkatkan homogenitas campuran sebelum proses pirolisis berlangsung.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi perubahan sifat fisik dan kimia
campuran PET dan lignin akibat pretreatment mekanik, serta menganalisis pengaruh
variasi rasio pencampuran dan jenis bola penggiling terhadap nilai fixed carbon hasil
co-pyrolysis. Pretreatment mekanik dilakukan menggunakan shaker ball mill dengan
dua jenis media penggiling, yaitu bola Zirconia (ZC) dan bola Stainless Steel (SS),
pada tiga variasi rasio massa lignin terhadap PET (1:1, 1:3, dan 3:1) selama 120 menit.
Sampel kemudian dipirolisis pada suhu 500°C dengan laju pemanasan 5°C/menit dan
holding time 30 menit. Karakterisasi dilakukan melalui pengamatan morfologi
menggunakan mikroskop digital, analisis gugus fungsi menggunakan Fourier
Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), serta uji proximate untuk menentukan nilai
fixed carbon. Hasil pengamatan morfologi menunjukkan bahwa ball milling berhasil
menghasilkan partikel dengan ukuran di bawah 177 µm dan distribusi campuran yang
lebih homogen dibandingkan sampel tanpa pretreatment. Analisis FTIR
mengonfirmasi bahwa proses milling tidak mengubah gugus fungsi utama PET
maupun lignin, sehingga integritas kimia material tetap terjaga. Hasil uji proximate
menunjukkan bahwa sampel dengan pretreatment memiliki nilai fixed carbon pada
rentang 11,43% hingga 34,99%, lebih rendah dibandingkan sampel tanpa pretreatment
yang berkisar antara 34,43% hingga 59,01%. Penurunan ini disebabkan oleh
peningkatan luas permukaan partikel yang mendorong pelepasan volatile matter lebih
besar selama pirolisis, hingga mencapai 57,33% pada variasi ZC 1:3. Penggunaan bola
Zirconia menghasilkan nilai fixed carbon yang lebih tinggi (34%) dibandingkan bola
Stainless Steel, yang mengindikasikan bahwa jenis media penggiling berpengaruh
terhadap karakteristik karbon akhir. Meskipun nilai fixed carbon pada sampel dengan
pretreatment lebih rendah secara kuantitas, homogenitas dan struktur partikel yang
lebih baik menjadikan produk ini sebagai kandidat yang lebih sesuai untuk aplikasi
sebagai bahan baku karbon aktif dibandingkan sampel tanpa pretreatment.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Teknik dan Sains > Program Studi Teknik Mesin |
| Depositing User: | Irna Irna Yunita |
| Date Deposited: | 10 Apr 2026 07:20 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 07:35 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14958 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
