ADILLAH, USNUN (2026) POTENSI PANGAN DAN OBAT PADA JAMUR MAKRO DI KAWASAN EKOWISATA GUNUNG GALUNGGUNG. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER (1).pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (646kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (890kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (669kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (2MB) |
Abstract
Jamur makro merupakan komponen penting ekosistem yang berperan sebagai dekomposer serta memiliki potensi di bidang pangan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jamur makro di Kawasan Ekowisata Gunung Galunggung, serta mengeksplorasi potensinya sebagai pangan dan obat berdasarkan kajian ilmiah dan pengetahuan masyarakat. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2025 hingga Februari 2026 menggunakan metode jelajah (cruise method) pada Jalur Kawah, Curug, dan Cipanas. Pengamatan meliputi karakter morfologi tubuh buah, pengukuran faktor lingkungan, serta isolasi pada media PDA untuk spesies potensial. Kajian literatur dan wawancara etnomikologi semi-terstruktur terhadap 30 responden (usia 30-85 tahun) menggunakan purposive sampling. Kondisi lingkungan tercatat mendukung pertumbuhan jamur dengan suhu 22,9-33,9°C, kelembapan 20-67%, pH tanah 5,8-6,9, dan intensitas cahaya 72-8357 lux. Teridentifikasi 91 spesies jamur makro dengan 23 spesies (25%) berpotensi sebagai pangan, diantaranya genus Auricularia, Lentinus, dan Tremella, sedangkan 21 spesies (23%) berpotensi sebagai obat seperti Ganoderma lucidum, Ganoderma applanatum, Trametes spp., Xylaria spp., dan Amauroderma rude. Analisis etnomikologi menunjukkan nilai Use Value tertinggi pada Termitomyces umkowaan dan T. eurrhizus (UV = 1,00) berdasarkan pengetahuan masyarakat yang di mana sumber utama memperoleh jamur berasal dari hutan (45%) dengan periode memperoleh jamur makro pada musim angin muson barat (87%), mencerminkan kearifan lokal yang selaras dengan siklus ekologi. Isolasi jamur menunjukkan keberhasilan terbatas, dengan pertumbuhan miselium pada 2 dari 7 vial Tremella, 1 dari 10 vial Auricularia delicata, dan 1 dari 8 vial Auricularia polytricha. Penelitian ini menegaskan potensi besar biodiversitas jamur makro Gunung Galunggung sebagai sumber daya hayati berkelanjutan serta pentingnya konservasi habitat dan pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatannya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Biologi dan Pertanian > Program Studi S1 Biologi |
| Depositing User: | Irna Irna Yunita |
| Date Deposited: | 10 Apr 2026 07:33 |
| Last Modified: | 10 Apr 2026 07:33 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14955 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
