Zahroh, - (2025) ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. A DI TPMB Bdn. AQUARINI FAJARIANTI PUTRI, S.Tr.Keb., M.Keb. KEMANGGISAN PALMERAH JAKARTA BARAT. Diploma thesis, Fakultas Ilmu Kesehatan.
|
Text
COVER.pdf Download (740kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (246kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (865kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (867kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (200kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (237kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Continuity of Care (CoC) adalah model asuhan kebidanan yang diberikan kepada pasien
dilakukan secara kontinuitas mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, pelayanan bayi baru
lahir serta pelayanan keluarga berencana yang menghubungkan kesehatan perempuan
khususnya dalam keadaan pribadi setiap individu. Hubungan pelayanan kontinuitas adalah
hubungan terapeutik antara perempuan dan petugas tenaga kesehatan khususnya bidan
dalam mengalokasikan pelayanan serta pengetahuan secara komprehensif. Tujuan CoC ini
adalah melakukan manajemen asuhan berkesinambungan pada Ny. A di TPMB Bdn.
Aquarini F.P., S.Tr.Keb., M.Keb. Kemanggisan Palmerah Jakarta Barat tahun 2025.
Asuhan ini menggunakan studi kasus yang diberikan kepada Ny. A sejak kehamilan,
persalinan, nifas, neonatal, serta penerapan asuhan komplementer berupa prenatal yoga,
terapi rebozo, pijat oksitoksin dan pijat bayi. Hasil diperoleh bahwa pada kehamilan Ny. A
berlangsung dengan baik, yaitu melakukan ANC sebanyak 7 kali yaitu pada trimester 1
kunjungan 2 kali, pada trimester 2 kunjungan 2 kali dan pada trimester 3 kunjungan 3 kali,
hal ini sudah melebihi standar ANC sebanyak 6 kali. Pada usia kehamilan 38 minggu Ny.
A mengalami ketidaknyamanan berupa sakit di daerah punggung sehingga diberikan KIE
serta penerapan prenatal yoga yang dapat melenturkan otot otot disekitar tulang punggung
dan melenturkan tubuh sehingga mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil. Persalinan
berlangsung pada usia kehamilan 39 minggu 5 hari secara spontan pervaginam pada
tanggal 17 Mei 2025. Pada saat persalinan, Ny. A diberikan terapi rebozo untuk membantu
serat otot dalam ligamen uterus rileks sehingga mampu mengurangi rasa sakit serta dapat
menciptakan efek positif dan psikologis. Tidak ditemukan penyulit persalinan, lama waktu
persalinan yang dibutuhkan adalah 10 jam. Pemantauan masa nifas dilakukan hingga 40
hari, proses involusi berjalan dengan baik. Pada hari ke-2 nifas, ASI belum lancar sehingga
dilakukan pijat oksitoksin. Kunjungan nifas dilakukan sebanyak 4 kali, pada KF4 Ny A dan
suami memutuskan untuk memakai kontrasepsi IUD. BBL menangis kuat, tonus otot aktif,
warna kulit kemerahan, jenis kelamin perempuan, BBL 3100 gram, PB 48 cm, telah
dilakukan IMD selama 1 jam. Selama masa neonatal dilakukan pemantauan dan pijat bayi
untuk stimulasi pertumbuhan Untuk kunjungan neonatal diakukan seabnyak 4 kali. Dapat
disimpulkan bahwa Ny. A selama kehamilan, persalinan, nifas, BBL-Neonatal berlangsung
secara normal dan tidak ditemukan adanya komplikasi sambil diberikan asuhan
komplementer sesuai kebutuhan ibu dan bayi. Diharapkan penerapan asuhan
berkesinambungan dan komplementer sebagai pendamping asuhan dapat diterapkan pada
setiap ibu yang memeriksakan kehamilannya di TPMB Bdn. Aquarini F.P., S.Tr.Keb.,
M.Keb., sehingga kesehatan dan keselamatan ibu dan bayi semakin meningkat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Bidan |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 07:50 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 03:02 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14938 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
