Penggunaan Kosakata Hanja Dalam Pidato Presiden Republik Korea Yoon Suk Yeol Tanggal 14 Desember 2024 (Kajian Morfologi)

Simanjuntak, Melinda Amelinda (2025) Penggunaan Kosakata Hanja Dalam Pidato Presiden Republik Korea Yoon Suk Yeol Tanggal 14 Desember 2024 (Kajian Morfologi). Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER .pdf] Text
COVER .pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (997kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Sebagai bagian dari sistem tulisan bahasa Korea, Hanja memiliki peranan penting
sebagai warisan budaya dan linguistik yang kaya dan masih digunakan dalam berbagai
konteks formal, termasuk dalam pidato. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengidentifikasi kosakata bahasa Korea yang mengandung unsur Hanja serta
bagaimana proses morfologis kosakata Hanja yang digunakan dalam pidato Presiden
Republik Korea Yoon Suk Yeol yang disampaikan pada 14 Desember 2024 tersebut.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan
pendekatan morfologi, dimana Penulis menggambarkan bagaimana kosakata Hanja
digunakan dalam pidato Republik Korea Yoon Suk Yeol kemudian kosakata Hanja
tersebut dianalisis makna dan struktur kosakatanya berdasarkan proses morfologisnya
untuk mengidentifikasi bagaimana kosakata Hanja tersebut terbentuk dalam makna
dan struktur bahasa Korea. Sebagai landasan teoretis, penelitian ini menggunakan
Grand Theory dari Go Young Geun dan Gu Bo Gwan, yang mengklasifikasikan kata
dalam bahasa Korea berdasarkan struktur dan pembentukannya yang mengkategorikan
dua jenis utama yaitu danireo (단일어) dan bokabeo (복합어) serta membagi jenis
bokabeo (복합어) menjadi hapseongeo (합성어) dan pasaengeo (파생어). Sejalan
dengan teori ini, hasil penelitian menunjukkan bahwa kosakata Hanja dalam pidato
tersebut sebagian besar berupa hapseongeo (합성어) dan pasaengeo (파생어), yang
mengalami proses morfologis utama berupa afiksasi dan komposisi. Dengan demikian,
teori ini memberikan dasar dalam memahami bagaimana pembentukan kosakata
Hanja mengikuti pola morfologi bahasa Korea, terutama dalam ranah formal seperti
pidato kepresidenan.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures
Divisions: Skripsi > Fakultas Sastra > Program Studi Bahasa Korea
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 24 Jul 2025 03:36
Last Modified: 24 Jul 2025 03:36
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/13934

Actions (login required)

View Item View Item