Pratama, Muhammad Fajar (2025) Belanja Online Pada E-Commerce Shopee Sebagai Budaya Konsumtif Di Kalangan Generasi Z Mahasiswa Universitas Nasional. Bachelor thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (769kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (571kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (481kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (300kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini berfokus pada bagaimana belanja online melalui ecommerce
Shopee memengaruhi budaya konsumtif di kalangan
mahasiswa Generasi Z Universitas Nasional. Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi digital yang
mendorong pergeseran pola konsumsi dari belanja konvensional ke
belanja online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
belanja online pada e-commerce Shopee dapat mendorong terjadinya
budaya konsumtif di kalangan Generasi Z mahasiswa Universitas
Nasional. Generasi Z sebagai kelompok yang aktif dalam dunia digital
menjadi target utama e-commerce, terutama melalui strategi pemasaran
berbasis hiperrealitas yang menciptakan kebutuhan semu. Tinjauan
pustaka dalam penelitian ini mencakup berbagai referensi terkait perilaku
konsumtif, pengaruh media digital, serta strategi pemasaran e-commerce.
Teori utama yang digunakan adalah teori simulacra dan hiperrealitas dari
Jean Baudrillard, yang menjelaskan bagaimana realitas digital
menciptakan ilusi kebutuhan di luar kebutuhan nyata. Selain itu,
penelitian ini mengacu pada konsep e-commerce sebagai medium
transaksi digital yang berperan dalam membentuk pola konsumsi modern.
Penelitian ini juga mempertimbangkan faktor-faktor yang mendorong
budaya konsumtif, seperti efisiensi waktu dan tenaga, harga yang lebih
terjangkau, serta pengaruh media sosial dan lingkungan sosial.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode
fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif mahasiswa dalam
berbelanja online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan
akses, diskon besar-besaran, dan fitur PayLater di Shopee telah
mendorong mahasiswa untuk berbelanja secara impulsif, bukan
berdasarkan kebutuhan, melainkan karena tekanan sosial dan tren media
digital. Fenomena ini memperkuat budaya konsumtif, di mana mahasiswa
lebih fokus pada citra diri dibandingkan fungsi barang yang dibeli.
Dengan demikian, belanja online bukan lagi sekadar aktivitas ekonomi,
melainkan bagian dari identitas sosial Generasi Z. Hasil penelitian ini juga
mengungkap bahwa e-commerce Shopee telah membentuk realitas
konsumsi berbasis simbolik dan psikologis. Fenomena ini menunjukkan
perlunya edukasi literasi finansial dan pengaturan strategi pemasaran
digital untuk meminimalisasi dampak negatif budaya konsumtif di
kalangan Generasi Z. Dengan mempertimbangkan konsep penelitian yang
lebih luas, penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana
perilaku konsumtif mahasiswa dipengaruhi oleh sistem ekonomi digital
yang semakin berkembang.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HF Commerce |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Users 30 not found. |
| Date Deposited: | 23 Jul 2025 04:37 |
| Last Modified: | 23 Jul 2025 04:37 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/13908 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
